Main Menu

Cekal Buku “Skandal Trump” Akan Dongkrak Penjualan

Anthony Djafar
06-01-2018 11:21

Buku "Fire and Fury: Inside the Trump White House" karangan Michael Wolff terpajang di salah satu toko buku di Washington DC, (5/1). (AFP/Andrew CABALLERO-REYNOLDS/FT02)

Washington, Gatra.com - Michael Wolff, penulis buku baru 'Fire and Fury: Inside the Trump White House',  tentang Donald Trump dan Gedung Putih menyebut bahwa upaya pencekalan dan pencegahan peluncuran buku yang dilakukan pihak Trump, justru akan mendongkar penjualan buku tersebut karena publik akan mencari tahu apa saja isi dari buku tersebut. 

 

“Usaha mencegah peredaran buku tersebut akan mengkonfirmasi temuan bahwa Trump tidak layak duduk di jabatannya,” kata Wolff, Jumat (5/1) kemarin. 

Berbicara di acara "Today", Michael Wolff menyebut bahwa usaha pemerintah untuk memblokir atau pencegah peredaran buku tersebut merupakan tindakan "luar biasa" dan itu pertanda bahwa Trump menolak kritik publik. 

"Kredibilitas saya dipertanyakan oleh seorang pria yang tidak memiliki kredibilitas. Mungkin, bahwa siapa pun yang ada di dunia saat ini," kata Wolff.

Sebagaimana diketahui bahwa kontroversi Buku '’Skandal Trump” yang ditulis Michael Wolff menjadi perbincangan hangat di publik Amerika sepanjang pekan ini. Sampai-sampai buku tersebut menempati puncak daftar buku terbaik versi Amazon. Semula akan diedarkan melalui penjualan online pada Selasa pekan depan, namun dimajukan pada Jumat 5 Januari ini.

Buku tersebut menceritakan tentang Gedung Putih yang kaku dan berjalan tak teratur di bawah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump. Mempertanyakan bagaimana kebugaran Trump untuk menjadi seorang presiden, laporan-laporan tentang istrinya yang misalnya sampai menangis pada malam hari setelah pemungutan suara dan putrinya, Ivanka Trump, yang berambisi jadi presiden.


Editor: Anthony Djafar

Anthony Djafar
06-01-2018 11:21