Main Menu

Badai Salju Tewaskan 22 Orang di AS

Anthony Djafar
07-01-2018 06:27

Cuaca ekstrem yang melanda beberapa kota di Amerika Serikat mengakibatkan belasan orang meninggal. (AFP/Jewel Samad/FT02)

Washington, Gatra.com - Badai salju yang dahsyat menerjang wilayah Timur laut dan Midwest di Amerika, dilaporkan sedikitnya 22 orang telah meninggal, pada Sabtu (6/1). 

 

Sepanjang sepekan terakhir ini, hari Sabtu kemarin merupakan hari terdingin yang melanda sejumlah wilayah. Lebih dari 110 juta orang terkena dampak dan telah mengetahui adanya peringatan dini terjadinya badai yang sebagian wilayah Amerika sudah dinyatakan “darurat cuaca”. 

Badan layanan cuaca nasional Amerika menyebutkan bahwa wilayah seperti Minneapolis dan Boston misalnya terjadi hembusan angin kencang dan suhu dibawah nol derajat. Malah, beberapa daerah yang terkena dampak suhu bisa lebih rendah dari itu.

Para pakar meteorologi menyatakan bahwa badai salju kali ini merupakan "bom siklon" atau "bombogenesis" yang akan membuat sebagian wilayah AS membeku. 

Tumpukan salju dan angin kencang yang membentang dari Maine hingga North Carolina misalnya, mengakibatkan aliran listrik putus, jalanan dipenuhi es, dan penutupan ribuan sekolah. 

Dampak bom siklon itu juga membuat status darurat dan peringatan dingin di sejumlah wilayah seperti di New York, Florida, Georgia, North Carolina, Virginia, Vermont, West Virginia, Maryland, Maine dan New Hampshire.


Editor: Anthony Djafar

 

Anthony Djafar
07-01-2018 06:27