Main Menu

Trump Bantah Telah Bersikap Rasis

Hendri Firzani
13-01-2018 08:47

Donald Trump (AFP/Paul Richards/AK9)

Jakarta, Gatra.com -  Dikecam dari dalam dan luar negeri, presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya membantah telah menggunakan kata 'shitholes' kepada warga Haiti dan Afrika. 

 

Trump yang kerap dituding rasis dalam beberapa isu sejak menjadi presiden setahun lalu, membantah telah mengeluarkan kata tersebut dalam pertemuan dengan sejumlah aggota senat di Gedung Putih, kamis lalu.  Dalam pernyataan  di akun twitter pribadinya, Trump mengatakan bahwa kata yang digunakan dalam pertemuan "DACA" sangat sulit diartikan, dan bukan itu yang dimaksudkannya. 


Trump juga membantah mengatakan sesuatu yang merendahkan warga Haiti, dan menyebut warga Haiti sebagai negara yang sangat bermasalah dan sangat miskin. Namun, senator Demokrat Dick Durbin yang hadir dalam pertemuan tersebut, menyebut Trump menggunakan bahasa yang vulgar dan 'kotor' dalam pertemuan tersebut.

 

Sebagaimana dikutip Reuters, berdasarkan dua narasumber anonim, dalam pertemuan DACA itu, Trump mempertanyakan kebijakan menerima imigran dari Haiti dan Afrika yang disebutnya negara 'shitholes', sebuah kata yang bisa diartikan sebuah lubang jorok, tempat yang buruk ketika berbicara mengenai negara-negara Afrika.

 

Pertemuan itu sendiri diadakan dalam rangka membuat aturan yang memungkinkan perlindungan terhadap 700.000 kaum muda yang masuk ke AS secara ilegal saat masih anak-anak untuk tidak dideportasi. Peraturan itu mendukung program perlindungan anak-anak imigran atau yang disebut  Deferred Action for Childhood Arrivals, (DACA).

Pernyataan itu juga langsung mendapat kecaman dari pemerintah Haiti dan beberapa negara Afrika, serta Badan HAM PBB. Pemerintah Haiti yang terkejut dengan pernyataan Trump langsung memanggil perwakilan AS di negara tersebut dan meminta agar AS segera meminta maaf. Sejumlah negara lain seperti El Salvador dan Bostwana juga melakukan hal sama.

Pernyataan keras juga datang dari Afrika Selatan. Anggota senior partai ANC yang berkuasa di Afrika Selatan, Jessie Duarte menyebut pernyataan Trump telah menyerang Afrika Selatan. "Kami bukan negara 'shithole', begitu juga Haiti dan negara-negara lain," ujar Jessie. 

Di Jenewa, juru bicara Badan PBB yang mengurusi Hak Asasi Manusia mengatakan, "Ini merupakan pernyataan yang mengejutkan sekaligus memalukan dari seorang presiden Amerika Serikat. Tak ada kata lain, selain menyebutnya sebagai "Rasis'."


 


Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
13-01-2018 08:47