Main Menu

Shut Down, Amerika Serikat Bekukan Operasi Pemerintahan

Cavin Rubenstein M.
20-01-2018 18:12

Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders (Reuters/Carlos Barria/yus4)

Washington, Gatra.com - Amerika Serikat resmi bekukan operasional administrasi pemerintahan mereka setelah senator Demokrat dan Republik gagal mencapai kesepakatan mengenai anggaran belanja 2018 mendatang.


Substansi krusial yang tidak disepakati antara politikus dari kedua partai itu adalah tentang anggaran perlindungan bagi sekitar 700 ribu imigran nirdokumen yang tinggal di AS saat ini. Senator Demokrat ingin agar biaya bagi kelompok yang disebut 'Dreamer' itu masuk dalam anggaran tahun ini. Sedangkan Senator Partai Republik dan Gedung Putih tidak ingin demikian. Sebagai dampaknya, anggaran belanja pemerintah yang diajukan Gedung Putih dan didukung oleh Republik, hanya memperoleh persetujuan dari 50 orang Senator. Sedangkan 50 lainnya menolak. Padahal untuk lolos, anggaran pemerintah itu butuh persetujuan minimal dari 60 orang Senator.

“Malam ini, mereka menempatkan politik di atas keamanan nasional, keluarga militer, anak-anak dan kemampuan negara untuk melayani publik,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders, seperti disiarkan oleh CNN.

Akibat tidak disetujuinya rancangan anggaran pemerintah oleh Senat, maka secara teknis, pemerintah AS kehabisan uang operasional pada Jumat (19/1) malam, waktu setempat. Atau Sabtu (20/1) pagi waktu Indonesia. Ironisnya, penghentian operasional pemerintah -atau yang sering dikenal dengan istilah 'shut down' ini- terjadi berbarengan dengan peringatan satu tahun pemerintahan Presiden Donald Trump.


Editor : Cavin R. Manuputty

Cavin Rubenstein M.
20-01-2018 18:12