Main Menu

Ini Dampak Shut Down Bagi Perekonomian Amerika Serikat

Cavin Rubenstein M.
21-01-2018 08:49

Orang-orang berjalan melewati kawasan Lincoln Memorial di Washington, DC, (19/1). (AFP/MANDEL NGAN/FT02)

Washington, Gatra.com - Berhentinya operasi pemerintah (Shut Down) Amerika Serikat punya dampak langsung dan tidak langsung terhadap perekonomian mereka. Pegawai negeri akan dirumahkan tanpa dibayar dan kontraktor proyek pemerintah tidak akan dibayar selama masa shut down itu.



"Yang langsung terasa adalah hilangnya produktivitas sekitar 700 ribu pegawai pemerintah," kata Beth Ann Bovino, ekonom senior agen pemeringkat Standar and Poor's (S&P), seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (20/1).

Para pegawai pemerintah itu akan dirumahkan, tanpa mendapat tunjangan dari pemerintah, sampai akhirnya pemerintah kembali bekerja. Meski tidak ada jaminan bahwa mereka akan dibayar, biasanya pegawai pemerintah itu akan dibayar secara retroaktif saat mereka kembali bekerja.

Tidak bekerjanya para pegawai pemerintah itu otomatis membuat beberapa layanan pemerintah tidak berjalan. Contohnya, museum dan taman nasional akan ditutup selama masa Shut Down. Tapi beberapa unit kerja esensial pemerintah, seperti kepolisian atau militer, tetap bekerja seperti biasa.

Pihak lain yang juga akan terkena imbas tak langsung dari Shut Down pemerintah ini adalah para kontraktor proyek pemerintah. Karena mereka tidak akan dibayar selama masa non operasional ini. Menurut data anggaran pemerintah AS, nilai proyek pemerintah AS selama tahun anggaran 2018 adalah sebesar US$43 milyar.

Tidak adanya aliran dana dari pemerintah kepada pegawai maupun kontraktornya, secara tidak langsung juga akan berdampak pada penjualan barang kebutuhan. "Ada kemungkinan masyarakat akan mengerem konsumsi mereka," kata Beth.




Editor : Cavin R. Manuputty

Cavin Rubenstein M.
21-01-2018 08:49