Main Menu

Hari Kedua Shut Down, Senator AS Baku Tuding

Cavin Rubenstein M.
21-01-2018 16:20

Capitol Hill. (AFP/Brendan Smialowski/FT02)

Washington, Gatra.com - Di hari kedua berhentinya operasional pemerintah Amerika Serikat, atau yang dikenal dengan Shut Down, Senator Partai Republik dan Senator Partai Demokrat saling lempar kesalahan. Kedua pihak berkeras pada posisinya dan tidak menunjukkan gelagat negosiasi untuk menyetujui rancangan anggaran belanja negara.



Sabtu (21/1) siang, Kongres dan Senat AS masih dalam kondisi tegang. Para legislator itu tidak menunjukkan keinginan untuk mencari solusi agar rancangan anggaran yang diajukan oleh Gedung Putih bisa disepakati dan pemerintah bisa berjalan normal kembali.

"Rakyat Amerika tidak bisa mengerti alasan senator Demokrat menyetop anggaran seluruh badan pemerintah, hanya untuk melapangkan jalan bagi anggaran keimigrasian," kata Ketua Senat dari partai Republik, Mitch McConell, beberapa jam setelah Senat gagal mencapai kata sepakat, seperti dikutip dari APNews.

Para politisi Demokrat menolak menyetujui rancangan anggaran, karena mereka ingin memasukkan pembiayaan terkait perlindungan terhadap sekitar 700 ribu imigran nirdokumen berusia di bawah 17 tahun di AS. Kelompok ini disebut sebagai Dreamer. Selain itu, Demokrat juga mengajukan anggaran untuk penanganan bencana, penanganan narkotika, dan beberapa program dalam negeri lainnya.

Saat proses voting di Senat, rancangan anggaran yang diajukan Gedung Putih hanya disetujui 50 Senator. Sedangkan untuk disahkan, anggaran itu harus disetujui minimal oleh 60 Senator, karena total anggota Senat di AS adalah 100 orang.

Senator Partai Republik gagal meyakinkan Senator dari Partai Demokrat, sehingga mereka tidak bisa mencapai jumlah suara minimal yang dibutuhkan untuk meloloskan rancangan anggaran tersebut. Dalam argumennya, Senator Republik berpandangan bahwa anggaran perlindungan terhadap para Dreamer bisa dibahas menyusul dalam breakdown anggaran Imigrasi. Namun argumen itu ditolak oleh kubu Demokrat.

"Kami tidak ingin meremehkan isu ini. Kami yakin, rakyat AS ada di pihak kami," kata pimpinan Senator dari kubu Demokrat, Chuck Schumer.



Editor : Cavin R. Manuputty

Cavin Rubenstein M.
21-01-2018 16:20