Main Menu

Apa Yang Terjadi Jika Amerika Serikat Shutdown

Rosyid
09-02-2018 15:01

Capitol Building (REUTERS/ Leah Millis/FT02)

Washington D.C, Gatra.com - Pemungutan suara Senat Amerika Serikat (AS) Jumat (9/2) sepakat untuk meneruskan pembahasan  anggaran belanja untuk mengakhiri shutdown pemerintah AS. Pembahasan tertunda beberapa jam setelah muncul protes tentang kemungkinan besarnya peningkatan defisit anggaran AS.

Secara prosedural perdebatan pembahasan anggaran dibatasi hingga 23 Maret. Jika pembahasan ini berlarut-larut, dan shutdown pemerintah terus berlangsung maka layanan pemerintah akan lumpuh.  Reuters memubuat daftar apa yang akan terjadi jika shutdown berlangsung berdasarkan pengalaman shutdown yang terjadi pada tahun 2013 dan Januari 2018. 

Militer: Menurut Departemen Pertahanan, shutdown Januari lalu tidak berimplikasi pada operasi militer di Iraq dan Syria.  Seluruh personel militer dalam tugas aktif tetap dalam status aktif. Personel sipil yang bertugas dalam tugas-tugas non-essential akan terpengaruh. Jika kondisi shutdown berlarut-larut, armada AL tidak bisa beroperasi tanpa biaya perawatan. Sementara pesawat AU harus di-grounded. 

Hukum: Departemen Kehakiman memiliki banyak pekerja essential. Dalam shutdown contigency plan, sekitar 95.000 pegawai dari 115.000 akan tetap akttif bertugas.  

Pengawas Keuangan: Securities and Exchange (SEC) bisa membiayai operasional secara mandiri dari hasil pembayaran fee industri keuangan. Namun anggarannya ditentukan oleh Congress. Jika kondisinya berlarut-larut, para pekerja akan menerima imbasnya. Sementara Commodity Futures Trading harus merumahkan 95 persen pegawainya. 

Taman Nasional: Shutdown tahun 2013 menyebabkan penutupan seluruh Taman Nasional. Potensi kehilangan pemasukang dari pengunjung diperkirakan mencapai USD 500 juta. Pada shutdown Januari lalu, Taman Nasional tetap buka.

Travel: perjalanan udara dan kereta api tidak merasakan dampak signifikan pada 2013 karena petugas air traffic control  dan keamanan tetap aktif. Proses pengurusan paspor tetap berlanjut dengan sejumlah penundaan. 

Pengadilan: Januari lalu, Pengadilan AS mengatakan tetap bisa beroperasi hingga tiga minggu tanpa tambahan dana.

Pelayanan kesehatan: Saat shutdown 2013 Program Asuransi Medicare untuk lansia terus berlanjut. Salah satu program Centers for Disease Control and Prevention untuk melacak wabah flu dihentikan sementara. Ratusan pasien tidak dapat mengikuti uji klinis di National Institutes of Health.


Editor: Rosyid

 

Rosyid
09-02-2018 15:01