Main Menu

The Fed Kembali Naikkan Suku Bunga, Pasar Asia Bergejolak

Hendri Firzani
14-06-2018 13:45

Pergerakan harga saham di lantai bursa (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - Indeks bursa Asia langsung turun tipis pada hari Kamis pagi (14/6) setelah bank central Amerika Serikat, The Fed, menaikkan kembali suku bunganya, rabu kemarin (13/6). Dalam pengumumannya tadi malam Gubernur The Fed Jerome Powell menaikkan suku bunga acuannya 0,25 basis point menjadi 1,75 persen.



Indeks saham Asia-Pasifik MIAPJ0000PUS anjlok 0,25 persen pada awal perdagangan tadi pagi. Sementara indeks saham Korea Selatan KOSPI (KS11) turun 0,9 persen dan Nikkei Jepang (N225) turun 0,7 persen. Bursa Australia juga terdampak dengan mengalami penurunan 0,2 persen. 


Pengumuman itu sendiri dilakukan setelah The Fed mengadakan rapat Komite Keterbukaan Pasar Federal Terkait Kebijakan Suku Bunga di Washington, selama dua hari, hingga 13 Juni kemarin


Meski begitu banyak analis memperikirakan, reaksi pasar hanya bersifat sementara, dan  akan kembali normal. Kenaikkan  suku bunga The Fed kali ini sudah diprediksi pasar sejak The Fed menaikkan suku bunga pertamanya Maret 2018 lalu. “Ketika Anda melihat lebih dekat, hanya delapan anggota dewan yang melihat akan ada dua kenaikan lagi hingga akhir tahun, dibandingkan dengan tujuh anggota dewan the fed yang memproyeksi  satu kenaikan. Pada Maret lalu,  tujuh (anggota dewan) berbanding delapan, ”kata Norihiro Fujito, analis senior Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities sebagaimana dikutip Reuters.

"Fakta bahwa pasar dengan cepat berbalik arah menunjukkan bahwa keputusan the Fed sudah sejalan dengan harapan pasar," katanya. Di Wall Street, indeks S & P 500  kehilangan 0,40 persen dan Nasdaq Composite turun 0,11 persen.


 

Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
14-06-2018 13:45