Main Menu

Veteran Angkatan Udara AS Mencoba Gabung ke ISIS

Arif Prasetyo
18-03-2015 08:42

New York, GATRAnews - Seorang veteran Angkatan Udara AS mencoba untuk bergabung dengan ISIS di Suriah tapi dapat dicegah oleh otoritas Turki sebelum ia bisa sampai ke negara yang dilanda perang, pemerintah AS menyatakan dalam dakwaan.


Veteran itu bernama Tairod Nathan Webster Pugh. Kini ia menghadapi sidang di pengadilan dan dewan juri pekan ini menuduh mencoba untuk memberikan dukungan material kepada kelompok teror, kata Departemen Kehakiman AS. Demikian seperti dilansir laman CNN, Selasa (17/3).

Di antara bukti, jaksa menuduh, penyidik menemukan di komputer laptop pencarian internet untuk informasi tentang "perbatasan dikuasai oleh negara Islam, di mana ISIS mengendalikan beberapa wilayah.

Pugh, 47, ditangkap saat kembali ke Amerika Serikat pada bulan Januari 2015 dan akan diseret Rabu di pengadilan federal di New York, kata Departemen Kehakiman.

"Pugh, seorang warga negara Amerika dan mantan anggota militer, diduga meninggalkan kesetiaan kepada Amerika Serikat dan berusaha untuk memberikan dukungan material kepada ISIL," kata Asisten Jaksa Agung AS John Carlin.

Michael Schneider pengacara mengatakan, Pugh akan mengaku tidak bersalah.
Terdakwa, mantan spesialis sistem avionik instrumen di Angkatan Udara 1986-1990, terbang dari Mesir ke Turki pada 10 Januari, setelah dipecat dari pekerjaan berbasis Timur Tengah sebagai mekanik pesawat.

Dalam surat dakwaan, pihak berwenang AS mengatakan Turki kemungkinan mencurigai Pugh menuju Suriah.

Sebaliknya pejabat Turki mengirimnya kembali ke Mesir, di mana ia ditahan. Di Mesir, ia membawa beberapa perangkat elektronik, "termasuk empat USB thumb drive yang telah dilucuti dari casing plastik dan sebuah iPod yang telah dibersihkan dari data," kata Departemen Kehakiman dalam sebuah pernyataan. Pugh telah sengaja merusak dengan perangkat itu untuk mencegah orang lain mendapatkan akses ke media elektronik, kata dakwaan.

Pugh dideportasi ke Amerika Serikat, di mana agen FBI memperoleh surat perintah untuk perangkatnya, termasuk laptop, kata departemen itu.

Selain pencarian internet dan Turki/Suriah grafik perbatasan, agen menemukan "pencarian Internet untuk 'Flames of War," propaganda Video ISIL, serta video download, termasuk salah satu yang menunjukkan anggota ISIL mengeksekusi tahanan, "kata Departemen Kehakiman.

Mereka juga menemukan apa yang pemerintah katakan adalah 180 video propaganda jihad, salah satunya menunjukkan anggota ISIS mengeksekusi tahanan.

Pugh ditangkap di Asbury Park, New Jersey, pada tanggal 16 Januari.
Sementara, ia dilatih di instalasi dan pemeliharaan mesin pesawat udara, navigasi dan sistem senjata, kata Departemen Kehakiman. Surat dakwaan tersebut mengatakan bahwa dia mengambil pekerjaan sebagai montir dengan American Airlines di atau sekitar 2001.

Dari Oktober 2009 hingga Maret 2010, ia bekerja di Irak sebagai kontraktor Angkatan Darat untuk DynCorp.

Jika terbukti bersalah, Pugh bisa dihukum 35 tahun penjara.{jcomments on}


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
18-03-2015 08:42