Main Menu

ExxonMobil Diselidiki Kejaksaan Terkait Kampanye Perubahan Iklim

Dani Hamdani
06-11-2015 12:30

Anjungan Minyak ExxonMobil di Norwegia (Dok GATRAnews/Exxonmobil.com)

New York, GATRANews - Perusahaan raksasa minyak dunia ExxonMobil tengah diselidiki oleh Kejaksaan Negara Bagian New York terkait isu pemanasan global. Exxon belum mengkonfirmasi soal pemanggilan tersebut, namun juru bicara Jaksa Agung Negara Bagian New York Eric Schneiderman membenarkan adanya investigasi tersebut.

 

Kabar pemeriksaan ini berhembus lewat laporan koran New York Times. The Times melukiskan investigasi Kejaksaan itu terkait peran ExxonMobil dalam meremehkan pemahaman masyarakat mengenai ilmu iklim. Perusahaan minyak terbesar AS itu juga dianggap menyepelekan potensi bahaya bisnis minyak terhadap perubahan iklim.


Penyelidikan itu beranjak dari laporan investigatif laman Inside Climate News dan Los Angeles Times yang membeberkan bagaimana para ilmuwan pada raksasa minyak itu, pada awal 1970-an telah memperingatkan bahwa perubahan iklim sebagai masalah besar yang disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil.
 

Namun pada 1990-an dan awal 2000-an ExxonMobil malah mengampanyekan penentangan terhadap pemikiran para ilmuwan itu dan memerangi Piagam Kyoto serta upaya kebijakan iklim global lainnya dalam mengatur emisi karbon. 
 

ExxonMobil juga disebut mendanai kelompok-kelompok pelobi yang mempertanyakan kaitan antara emisi bahan bakar fosil dengan perubahan iklim.
 

Para kritisi ExxonMobil menyamakan prilaku raksasa minyak itu dengan perusahaan-perusahaan tembakau yang menutupi bukti adanya kaitan penggunaan tembakau dengan kanker.


ExxonMobil, seperti dilaporkan Antara, bersikukuh pandangan ilmiah mereka telah disalahtafsirkan.


Pada September perusahaan ini mencampakkan laporan itu sebagai ulah "aktivis antiminyak dan gas demi mengaburkan sejarah kami dalam mempelopori riset ilmu iklim."
 

Editor: Dani Hamdani 
Dani Hamdani
06-11-2015 12:30