Main Menu

Indonesia Sampaikan Simpati atas Gempa 7,4 SR di Ekuador

Iwan Sutiawan
18-04-2016 00:48

Ekuador dilanda bencana gempa (AFP/Luis Acosta/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Ekuador, khususnya korban dan keluarga korban gempa 7,4 Skala Richer (SR), yang mengguncang negara di Amerika Selatan itu, pada Sabtu kemarin (16/4).

"Akibat gempa tersebut, hingga saat ini setidaknya 41 orang meninggal dunia dan beberapa gedung serta jembatan dilaporkan runtuh di Kota Manta dan Guayaquil," demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia, yang diterima di Jakarta, Minggu (17/4).

Pusat gempa terdapat di pantai tengah Ekuador, atau 173 kilo meter dari Ibukota Ekuador, Quito. Pemerintah setempat telah menyatakan keadaan darurat nasional dan mengeluarkan peringatan tsunami.

"Evakuasi di daerah pesisir pantai Ekuador terus dilakukan. Dari hasil koordinasi di dapat informasi, bahwa sejauh ini tidak ada laporan WNI menjadi korban gempa dan masyarakat Indonesia dilaporkan dalam keadaan baik," tulis Kemlu RI.

Dari data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Quito, terdapat 45 orang Warga Negara Indonesia (WNI) di Ekuador dan sebagian besar tinggal di daerah pegunungan. Dua orang WNI pelaut terdata  tinggal di daerah Manta, dekat lokasi gempa.

KBRI Quito terus mamantau keadaan para WNI dan menghimbau para WNI untuk tetap waspada dan menghindari berpergian ke daerah pesisir pantai Ekuador.

Kedutaan akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, serta jaringan masyarakat Indonesia di Ekuador untuk memonitor perkembangan situasi pasca-gempa.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

 

Iwan Sutiawan
18-04-2016 00:48