Main Menu

Chile Dikepung Kebakaran Hutan

Rosyid
23-01-2017 15:21

Santiago, GATRAnews - Kebakaran hutan paling parah dalam sejarah Chile mendorong Presiden negara itu Michelle Bachelet meminta bantuan dari negera-negara yang mempunyai pengalaman dengan kebakaran hutan.

Permintaan itu ditanggapi sejumlah negara, seperti Spanyol, Peru dan Mexico yang mengirim bantuan untuk memadamkan api seperti disampaikan menteri pertanian Chile, Carlos Furche kepada Associated Press Senin (23/1)

Cili mengumumkan status darurat kebakaran hutan dan lahan, sejak Jumat (20/1). Puluhan titik api telah menghanguskan 100 ribu hektar hutan dan mengancam perumahan warga, pabrik, hingga kebun-kebun anggur. Iklam panas hingga 40 derajad Celcius dituding sebagai penyebab kebakarann ini.

Pada hari Sabtu, pemadam kebakaran, hingga anggota militer memerangi 129  titik kebakaran yang menyebar di wilayah pusat dan selatan negara itu. Esok harinya, Minggu jumlah titik api turun menjadi 108. Kobaran api semakin besar akibat angin kencang dan gelombang panas.

Titik api terbesar terjadi di Pumanque, daerah pedesaan sekitar 140 kilometer dari selatan ibukota Santiago. Sebanyak 24 ribu hektar hutan di Pumanque terlalap api, hampir mengenai kebun anggur. Daerah lain yang juga terbakar parah adalah kawasan O'Higgins, dimana api menghancurkan rumah hingga peternakan. Pemilik ranch melepaskan ternaknya agar bisa berlari dari kejaran api. 

Asap hasil dari kebakaran hutan berubah menjadi kabut tebal. Video yang disiarkan di televisi lokal menunjukkan, sejumlah helikopter dan pesawat berusaha memadamkan api yang berkobar tak terkendali.

Kepala Dinas Kehutanan CONAF Cili, Aaron Cavieres, mengatakan kebakaran disebabkan oleh ulah manusia. Akan tetapi CONAF belum bisa menentukan apakah mereka melakukan pembakaran secara sengaja.

Beberapa titik api ditemukan di sejumlah taman nasional Cili. CONAF telah menutup akses ke semua taman nasional yang ada di Coquimbo utara dan di Biobio hingga api padam dan kondisi dinyatakan aman.

Editor: Rosyid

Rosyid
23-01-2017 15:21