Main Menu

Aksi Teror di New York Berhasil Digagalkan FBI

Hendri Firzani
07-10-2017 23:38

Suasana para pejalan kaki si sekitar gedung Times Square New York (AFP/Eduuardo Munoz Alvarez /yus4)

Rencana aksi teror terhadap gedung Times Square di New York berhasil digagalkan FBI. Tiga tersangka pelaku berhasil ditangkap sebelum melaksanakan aksi kejinya.

 

Hal itu terungkap dalam dakwaan yang dibacakan dalam sidang pengadilan federal di manhattan, Jumat (6/10). “Kelompok yang mengatasnamakan kelompok ISIS merencanakan untuk menyerang New York termasuk gedung Times Square dan Sistem kereta api bawah tanah serta beberapa tempat konser,” ujar juru bicara FBI.


Terungkapnya rencana aksi yang diharapkan oleh para tersangka sebagai aksi 9/11 jilid dua ini, berkat bantuan agen FBI yang menyamar dan masuk dalam jaringan kelompok tersebut. Aksi itu rencananya akan dilakukan di bulan suci Ramadhan 2016 lalu.


FBI menahan tersangka Abdulrahman El Bahnasawy, 19, warga negara Kanada saat tiba di New Jersey, 21 Mei 2016. El Bahnasawy diduga telah membeli melalui internet sejumlah bahan baku untuk membuat bom. Diantaranya kurang lebih 20 kg hidrogen peroxide, bahan yang biasa digunakan untuk bahan peledak.


Dua pelaku lainnya yakni Talha Haroon, 19, warga negara AS yang tinggal di Pakistan dan  Russell Salic, 37,warga Filipina ditahan oleh pihak berwajib Pakistan dan Filipina. Rencananya, keduanya akan diesktradisi ke AS.


Salic diduga sebagai pendana dari aksi yang gagal tersebut. Ia mengirimkan uang sebesar US$423 lewat western union kepada El Bahnasawy.  Salic juga dipercaya merupakan pendana aksi teror berupa serangan granat di sebuah klub malam di Kuala Lumpur, 28 juni 2016  yang menyebabkan 8 orang terluka.


Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
07-10-2017 23:38