Main Menu

Pengadilan Memerintahkan Iran Membayar Rp 84 Triliun pada Keluarga Korban Serangan WTC 9/11

Rohmat Haryadi
02-05-2018 17:11

Serangan WTC, 11 September 2001 (AP)

Manhattan, Gatra.com -- Iran diperintahkan membayar US$ 6 miliar (Rp 84 triliun) kepada keluarga korban serangan menara kembar World Trade Center (WTC), 11 September 2001. Hakim federal Manhattan, George Daniels memutuskan Selasa, 1 Mei 2018, setelah ia menemukan berbagai entitas pemerintah bertanggung jawab dalam serangan itu. Demikian Dailymail, 2 Mei 2018.

 

Hakim George B. Daniels mengumumkan bahwa Republik Islam Iran, Korps Garda Revolusi Islam, dan Bank Sentral Republik Islam bertanggung jawab untuk membantu dalam serangan teroris yang mengambil nyawa ribuan orang yang tidak bersalah, demikian laporan ABC News .

Seorang pengacara untuk keluarga, Robert Haefele, mengatakan pengadilan federal menemukan Iran telah memberikan dukungan material kepada al Qaeda. "Bukti-bukti yang disajikan menetapkan bahwa penyediaan dukungan material Iran kepada al-Qaeda adalah penyebab serangan 9/11 yang menimbulkan kerusakan, cedera, dan kematian," kata Haefele dalam sebuah pernyataan kepada ABC News.

"Sulit bagi mereka yang terluka atau tertinggal untuk mengabaikan temuan pengadilan federal tentang kesalahan Iran. Tetapi temuan-temuan itu seharusnya tidak membayangi gunung bukti keterlibatan Arab Saudi, yang tetap menjadi pusat kasus penggugat," katanya.

Hakim memerintahkan untuk membayar: US$ 8.5 juta untuk setiap orang tua, US$ 12,5 juta untuk setiap pasangan, US$ 8,5 juta per anak, dan US$ 4,25 juta per saudara. Iran tetap diam tentang gugatan itu dan tidak mungkin mereka akan membayar. Keputusan itu datang ketika keluarga korban 9/11 mengumumkan rencana untuk mengambil langkah selanjutnya dalam kasus pengadilan yang lebih luas terhadap Arab Saudi.

Brett Eagleson, yang ayahnya menjadi korban tewas di menara kembar, mengatakan pada konferensi pers awal bulan ini bahwa penggugat merencanakan memaksa CIA, FBI dan lainnya untuk menyerahkan informasi yang dapat menjelaskan potensi keterlibatan Saudi. "Keluarga 9/11 tidak akan kemana-mana," kata Eagleson, 32, dari Middletown, Connecticut. Kami punya cucu ayahku di antara hadirin hari ini yang ingin tahu kebenaran tentang apa yang terjadi pada kakek mereka," katanya.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
02-05-2018 17:11