Main Menu

Pompeo Ngotot Pertemuan Trump-Putin Harus Terlaksana

Bernadetta Febriana
15-07-2018 15:56

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. (Reuters/Carlos Jasso/re1)

Artikel Terkait

Jakarta, gatra.com - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menegaskan bahwa pertemuan tingkat tinggi antara dua pemimpin negara super power Amerika Serikat dan Rusia sebaiknya harus tetap dilaksanakan meski diwarnai kasus tuduhan intelijen Rusia yang melakukan peretasan sistem jaringan komputer saat pilpres AS tahun 2016 lalu.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan akan melakukan pertemuan di Helsinki, Finlandia pada Senin (17/07) besok.

Hanya saja, pada Jumat (13/07) lalu pihak Kejaksaan Agung Amerika Serikat lewat deputi Jaksa Agung, Rod Rosenstein telah mendakwa 12 orang intel militer asal Rusia dengan tuduhan meretas jaringan komputer Partai Demokrat saat berlangsungnya pilpres Amerika Serikat 2016 lalu.

Hal tersebut membuat senator dari Partai Demokrat menginginkan agar pertemuan tersebut ditunda. Namun, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo meyakini bahwa pertemuan kedua pemimpin negara itu harus tetap terselenggara. “Saya berpikir bahwa sangat penting bagi keduanya untuk bertemu,” kata Pompeo seperti dilansir oleh cnn.com.

Pompeo meyakini bahwa pertemuan antara Trump dan Putin tersebut justru akan menempatkan posisi Amerika lebih baik. Trump pun nampaknya juga tidak terganggu dengan kasus tersebut.

Ia juga sama sekali tidak mengecam pemerintahan Putin atas kasus itu dan malah menyalahkan pemerintahan Obama. “Itu toh terjadi di jaman pemerintahan Obama, bukan terjadi saat pemerintahan saya,” ucap Trump via twitter-nya. Seharusnya, lanjut Trump, pemerintahan Obama yang membereskan masalah ini karena Obama dikatakan sudah menerima laporan mengenai hal tersebut sebelum Pemilu dilaksanakan.


Editor : Bernadetta Febriana 

 

Bernadetta Febriana
15-07-2018 15:56