Main Menu

Tanggulangi Asap, Malaysia Usulkan Kerjasama ASEAN

Ervan
29-09-2015 16:38

Kebakaran hutan Kalimantan (ANTARA/Adzwar Ridzki)

Jakarta, GATRAnews - Kabut asap akibat kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan kini meluas hingga ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Malaysia memandang perlu kerjasama tiga negara guna menanggulangi asap kebakaran hutan yang terjadi setiap tahun tersebut.

 

 

"Menurut kami ketiga negara yang bertetangga ini harus duduk bersama dalam menyelesaikan kasus ini, pemimpin negara atau setingkat menteri harus bertemu dalam menyelesaikan masalah ini," tegas Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Seri Zahrain Mohammed Hashim, saat ditemui di kantornya, jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (29/9).

 

Menurut Zahrain, Malaysia mengalami banyak kerugian akibat kabut asap kiriman dari Indonesia, mulai dari aktivitas warga yang terganggu, sekolah yang ditutup sementara hingga, bandara yang tak beraktifitas karena keterbatasan jarak pandang. Indeks pencemaran udara (API) pun diketahui diatas ambang batas normal.

 

"Banyak warga kami yang menjadi korban seperti di Selangor, Serawak, Johor, dan sepanjang pantai barat Malaysia," ujar mantan anggota parlemen Malaysia ini. "API diatas 200 yang artinya level berbahaya. Sekolah ditutp atas perintah Kementrian Pendidikan. Warga tak bisa beraktifitas. Banyak kerugian kita," imbuhnya.

 

Menurut Zahrainm perlu ada tindakan yang berfokus pada pencegahan dari pemerintah Indonesia tentang kebakaran hutan sebelum musim kemarau tiba. Bila perlu bisa melibatkan negara-negara ASEAN karena kabut asap adalah masalah besar.

 

"Menghukum pelaku saja tidak cukup, ini masalah besar. Harusnya bagaimana mencegah kasus ini terjadi sebelum musim kemarau tiba. Apalagi ini terjadi dari tahun ke tahun. Perlu kerjasama kolektif Singapura-Indonesia-Malaysia, bila perlu melibatkan ASEAN," tuturnya.


 

Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

 

Ervan
29-09-2015 16:38