Main Menu

Menanti Kehangatan Pertemuan Korut dan Korsel Jelang Olimpiade Musim Dingin

Sandika Prihatnala
05-01-2018 14:36

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (KCNA via KNS/AFP/AK9)

Seoul, Gatra.com – Kesepakatan pertemuan antara Korea Utara dan Korea Selatan diumumkan oleh Kementerian Unifikasi Korea Selatan pada Jum'at (51). Terakhir kali kedua negara terlibat dalam pembicaraan resmi adalah pada bulan Desember 2015.

“Korea Utara pada pagi ini mengirimkan pesan kepada kami, yang mengatakan menerima usulan Korea Selatan untuk menyelenggarakan pertemuan pada 9 Januari 2018," kata pejabat kementerian kepada AFP.

Keputusan Pyongyang menerima tawaran Seoul untuk berdialog, terjadi beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan menunda agenda latihan militer gabungan. 

Menurut juru bicara kementerian  Baek Tae-hyun seperti dikutip dari Reuters menyebut perundingan akan diadakan di Desa Panmunjom, sebuah area gencatan senjata yang terletak di Zona Demiliterisasi.

Para pejabat dari kedua belah pihak diperkirakan akan membahas Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang. Olimpiade akan terselenggara mulai 9 Februari 2018.  Selain itu, mereka akan membahas peningkatan hubungan antar kedua negara. Masih menurut Baik, Korea Utara meminta perundingan lebih lanjut mengenai pertemuan yang akan dilakukan melalui pertukaran terdokumentasi.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutterres menyambut baik pembukaan kembali upaya komunikasi melalui telepon yang dilakukan Korea Utara dan Korea Selatan. Ia berharap, pertemuan keduanya menjadi keberhasilan upaya diplomatik dalam hal denuklirisasi. 

Meski begitu, Menteri pertahanan Jepang  Itsunori Onodera dalam sebuah konferensi pers di Tokyo  mengeluarkan sebuah catatan kehati-hatian tentang perundingan tersebut. Ia khawatir, Korea Utara akan terus mengembangkan program program senjata.

“Saya pikir yang penting mempertahankan postur pertahanan yang kokoh,” katanya.

Selama ini, lanjutnya, Korea Utara memang melakukan dialog. Tapi, tetap melakukan provokasi dengan tidak menghentikan aktivitas nuklir dan rudalnya.

Sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trumo menyebut usulan perundingan antar Korea itu sebagai hal yang baik. Dia akan mengirim delegasi tingkat tinggi, termasuk anggota keluarganya, ke Olimpiade Musim Dingin, menurut kantor presiden Korea Selatan.


Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
05-01-2018 14:36