Main Menu

Cuaca panas ekstrem di Sydney, 7 ribu rumah tanpa listrik

Birny Birdieni
08-01-2018 03:55

Sydney, Australia (AFP/Saeed Khan /yus4)

Artikel Terkait

Sydney, Gatra.com- Pertama kali dalam 79 tahun terakhir, Kota Sydney, Australia mengalami cuaca terpanas dengan suhu mencapai 47,3 derajat celcius, Minggu (7/1) waktu setempat. Cuaca panas serupa pernah terjadi tahun 1939 dengan suhu mencapai 47,8 derajat celcius.  

 

Badan Meteorologi New South Wales mengonfirmasi kalau panas di Penrith, sebelah barat Sydney mencapai angka tersebut. Sebelumnya, antara bulan Desember 2016 hingga Februari 2017 lalu tercatat ada lebih dari 200 laporan cuaca buruk di Australia, dimana dengan gelombang panas, kebakaran semak belukar dan banjir di seluruh musim panas negara itu.

 

 

Sebagai tindakan pencegahan kebakaran, pemerintah setempat mengeluarkan larangan untuk melakukan pembakaran di seluruh kota. Sydney Morning Herald melaporkan, karena cuaca panas tersebut juga telah membuat sekitar 7.000 properti di New South Wales dibiarkan tanpa listrik.

 

Petenis Prancis, Kristina Mladenovic meminta maaf karena dia harus berhenti di tengah pertandingan melawan petenis Australia Ellen Perez akibat cuaca panas tersebut. "43 derajat tapi saat dimulai di lapangan mungkin 50 derajat," kata Mladenovic dikutip dari BBC. 

 

Mladenovic pun memohon permintaan maaf akan sikap yang dilakukannya. "Saya minta maaf kepada fans, saya pikir ini pertama kalinya dalam karir saya, saya berhenti dari sebuah pertandingan," ungkapnya. 

 

 

Laporan ABC menyebutkan, untuk menghindari cuaca ekstrem ini, satu badan amal di Australia telah memindahkan tuna wisma ke rumah sakit dan sebagian lainnya ke tempat penampungan. 

 


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
08-01-2018 03:55