Main Menu

Indonesia dan ASEAN Kerjasama Pertukaran Informasi Strategis "Our Eyes"

Ervan
25-01-2018 13:23

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu (ketiga kiri) berbincang bersama Wakil Menhan Malaysia YB Dato' Sri Mohd Johari bin Baharum (kiri), Menteri Pertahanan dan Luar Negeri Singapura Dr. Mohammad Maliki bin Osman (kedua kiri), Wakil Menhan Brunei Darussalam Dato Seri Pahlawan Haji Abdul Aziz bin Haji Mohd Tamit (ketiga kanan), Wakil Menhan Filipina Cesar B Yano (kedua kanan), dan Wakil Menhan Thailand Jenderal Chaichan Changmonkol (kanan) seusai peluncuran kerjasama "Our Eyes" di Nusa Dua, Bali, Kamis (25/1). (Antara/Satya Bati/AK9)

Jakarta, Gatra.com- Indonesia bersama lima negara ASEAN yakni Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Thailand dan Singapura menyepakati kerja sama konkrit di bidang pertukaran informasi strategis dengan nama “Our Eyes”.

 

Menteri Pertahahan, Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa konsep “Our Eyes” merupakan platform kerja sama konkrit yang digagas oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan telah didukung secara aklamasi oleh para Menhan ASEAN. Konsep ini seperti konsep “Five Eyes” Amerika dan sekutunya yang melibatkan unsur kerja sama pertahanan/militer dan jaringan intelijen secara terintegrasi.

"Latar belakang gagasan atau inisiatif kerja sama “Our Eyes” ini dipengaruhi oleh adanya ancaman terorisme dan radikalisme di kawasan Asia Tenggara," kata Kemenhan, di Bali, Kamis (25/1). 

Menurut Menhan masing – masing negara memiliki cara yang berbeda dalam menanggulangi ancaman tersebut, maka dibutuhkan sinergitas dan koordinasi dalam rangka mendapatkan informasi yang strategis. 

“Dengan  adanya kerja sama “Our Eyes” ini, maka negara – negara ASEAN diharapkan akan dapat lebih cepat, tepat, akurat dan kekinian dalam menanggulangi ancaman radikalisme, estrimisme dan terorisme sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban,” katanya.

Ryamizard mengungkapkan bahwa dalam mekanisme konsep “Our Eyes” ini, negara - negara peserta dapat saling bertukar informasi strategis yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan operasi melawan terorisme. 

“Pembaharuan informasi strategis terkini terkait dengan terorisme dan radikalisme tersebut, nantinya akan sangat membantu dalam mempertajam asumsi atau prediksi situasi, serta mendukung dalam pengambilan keputusan yang tepat dalam upaya penanggulangan terorisme dan radikalisme,” katanya.

Kesepakatan kerja sama ini ditandai dengan acara “Our Eyes” Soft Launching oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu bersama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Brunei Darussalam Dato Seri Pahlawan Haji Abdul Aziz bin Haji Mohd Tamit.

Turut pula, Wamenhan Malaysia YB Dato’ Sri Mohd Johari bin Baharum, Undersecretary for Defence Operation DOD Philippines Cesar B. Yano,  Senior Minister of State for Defence and Foreign Affairs Singapore Dr. Mohammad Maliki bin Osman dan Wamenhan Thailand Jenderal Chaichan Changmonkol

Sebelum acara Soft Launching ini, mekanisme terkait konsep kerja sama “Our Eyes” tersebut telah dibahas bersama oleh enam negara melalui pertemuan Joint Working Group pada 30 November 2017 di Jakarta dan 24 Januari 2018 di Bali. 


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Anthony Djafar

Ervan
25-01-2018 13:23