Main Menu

Kunjungi Afghanistan, Presiden Jokowi Dapat Pengamanan Ketat

Ervan
29-01-2018 13:28

(Foto: Dok. Sekretariat Kabinet/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan bahwa menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo, ke Afghanistan, pemerintah sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak berwenang Afghanistan untuk memastikan keamanan Kepala Negara pasca terjadi serangan bom di Kabul Afghanistan, pada Minggu lalu.



“Dari pihak Afghanistan sendiri sudah sangat sangat maksimal dengan mekanisme pengamanan," kata Pratikno, di kantornya, Gedung Kemensesneg, Jakarta, Senin (29/1).

Pratikno mengakui banyak usulan agar Presiden Jokowi membatalkan saja lawatannya ke negara yang dipimpin Asraf Ghani itu. Tapi tetap memutuskan untuk berkunjung ke negara tersebut.

"Jadi walaupun suasana sebenarnya tidak kondusif, tapi Presiden memutuskan untuk tetap berkunjung ke Afghanistan. Dan itu juga bagian dari upaya solidaritas kita di masyarakat internasional, apalagi sesama negara muslim," kata Pratikno.

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana diagendakan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Presiden Arg.

Di istana ini, Presiden Jokowi disambut Presiden Ashraf Ghani. Selanjutnya akan mengikuti serangkaian kegiatan kenegaraan, yaitu Tete-a-Tete, pertemuan bilateral dan memberikan pernyataan pers bersama.

Presiden juga akan bertemu dengan High Peace Council (HPC) Afghanistan di Istana Haram Sarai (Wisma Negara). Setelah itu akan mengikuti jamuan santap siang bersama di Istana Presiden Arg.

Sore harinya, Presiden akan mengunjungi Istana Darul Aman yang juga menjadi agenda penutup kunjungan Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana ke Afghanistan.

Dari Bandara Internasional Hamid Karzai, Afghanistan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana beserta rombongan akan kembali ke tanah air.



Reporter: Ervan Bayu
Editor: Anthony Djafar

Ervan
29-01-2018 13:28