Main Menu

Bagi Cina, Perang Dagang Hanya Membawa Bencana Ekonomi Global

Sandika Prihatnala
11-03-2018 13:29

Menteri Perdagangan China Zhong Shan (REUTERS/Stringer ATTENTION EDITORS /yusr)

 

Beijing, Gatra.com - Langkah AS menaikkan tarif impor baja dan alumunium dikhawatirkaan picu perang dagang. Cina, meskipun mengkritik keras rencana AS itu memilih enggan mengambil jalan perang karena berpotensi jadi bencana bagi ekonomi global.

 

Menteri Perdagangan China Zhong Shan menyebut pihaknya memilih untuk mengkritik. Kritikan keras dari berbagai negara sekutu AS faktanya telah memaksa Presiden Donald Trump untuk membuka jalan diskusi dan memberi pengecualian. Pada Sabtu (10/3) lalu, Uni Eropa dan Jepang mendesak AS memberi pembebasan tarif impor.

Zhong, di sela sidang parlemen tahunan Cina menyebut negaranya tidak menginginkan perang dagang dan tidak akan memulai perang.

“Tidak ada pemenang dalam perang dagang. Hanya akan membawa bencana bagi Cina, AS, dan dunia,” katanya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (11/3). Cina, menurut Zhong akan menghadapi tantangan apapun dan akan tegas melindungi kepentingnnya.

Keputusan AS menaikkan tarif impor sebesar 25% bagi baja dan 10% bagi alumunium memicu kekhawatiran dunia akan bentuk proteksionisme AS yang membuat pasar keuangan global bergejolak.

AS merupakan pengimpor baja terbesar di dunia, dengan membeli 35 juta ton bahan baku pada 2017. Korea Selatan, Jepang, Cina, dan India menyumbang 6,6 juta ton. Meski Cina hanya menyumbang sebagian kecil saja bagi kebutuhan baja AS, tapi ekspansi industry Cina sepertinya menimbulkan keresahan.


Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
11-03-2018 13:29