Main Menu

Malaysia Menentang Pembukaan Kedutaan Amerika di Yerusalem

Ervan
15-05-2018 10:21

Aksi demo pro Palestina terhadap rencana AS membuka kedutaan besarnya di Yerusalem (REUTERS/Edgard Garrido/yus4)

Jakarta, Gatra.com- Pemerintah Malaysia sangat menentang keputusan pemerintah Amerika Serikat yang membuka kedutaan Besarnya di Yerusalem pada Selasa (14/5). Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Malaysia mengatakan langkah Amerika akan semakin melemahkan dan membahayakan upaya untuk menemukan solusi yang komprehensif dan langgeng terhadap konflik Palestina-Israel.

 

"Kebujakan itu akan berakibat buruk tidak hanya terhadap keamanan dan stabilitas kawasan, tetapi juga mengobarkan sentimen dan menghambat negosiasi perdamaian di masa depan," kata pernyataan tertulis pemerintah Malaysia, Rabu (15/5). 

Malaysia mengingatkan bahwa pembukaan kedutaan negara lain di Yerusalem juga akan lebih memperburuk situasi.

“Malaysia ingin menegaskan kembali posisinya bahwa solusi dua negara, di mana Palestina dan Israel hidup berdampingan dalam damai, berdasarkan perbatasan pra-1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina, adalah satu-satunya yang layak solusi untuk konflik Palestina-Israel,” lanjut pernyataan itu.

Malaysia bertekad akan terus bekerja sama dengan semua negara untuk menemukan solusi yang adil dan langgeng terhadap konflik.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Nur Hidayat

 

 

 

Ervan
15-05-2018 10:21