Main Menu

Wapres JK: Indonesia Berkiprah Lebih Luas dalam Perdamaian Dunia

Anthony Djafar
11-06-2018 16:53

Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba di Tokyo, Jepang (Dok. Setwapres/yus4)

Tokyo, Gatra.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan bahwa terpilihnya Indonesia kembali sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan (DK) PBB yang keempat kalinya, memberi peluang Indonesia untuk berkiprah lebih luas karena PBB memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian dunia.


“Ini sangat strategis, apalagi kita sebagai negara yang besar tentu sangat penting posisi ini. Karena banyak masalah-masalah yang dapat kita bicarakan langsung apabila menjadi anggota DK,” kata Wapres dalam kunjungan kerjanya ke Tokyo, Senin (11/6).

Wapres menyebut bahwa DK itu satu tingkat di bawah majelis umum. Apabila dianalogikan dengan organisasi, maka DK itu pengurus hariannya, yang bekerja sepanjang waktu apabila ada masalah-masalah di dunia ini.

Artinya, dengan masuknya Indonesia sekarang ini, maka selama dua tahun Indonesia harus ikut aktif membahas, menyelesaikan masalah-masalah dunia.

“Jadi kita merasa ini bukan suatu kehormatan, tapi tanggung jawab. Karena dapat berbicara secara langsung dalam masalah-masalah di dunia ini,” ujarnya.

Wapres menyebutkan bahwa fokusnya nanti dibahas masalah perdamaian dunia. Seperti kejadian di Asia ini, Korea – mudah-mudahan pertemuan antara Korea Utara dan Korea Selatan berhasil, berarti satu soal selesai. Kemudian upaya perdamaian di Afganistan yang mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik. Demikian juga yang terjadi di Rohingnya dan masalah-masalah lain yang selalu di bicarakan di PBB.

“Namanya saja DK, itu bagaimana memberi kedamaian dan perdamaian di dunia ini. Jadi, atensi Indonesia seperti itu, menjaga stabilitas dan keamanan daripada negara lain,” kata Wapres.

Wapres beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla bertolak ke Tokyo, Jepang menghadiri Konferensi Internasional ke-24 tentang masa depan Asia, sejak Minggu kemarin, Konferensi di gelar 11 - 12 Juni 2018 yang mengangkat tema “Bagaimana menjaga agar Asia terbuka mencapai kemakmuran dan stabilitas”.

Forum tahunan yang diselenggarakan oleh Nikkei ini, selain Wapres, hadir pula sebagai pembicara yaitu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Bin Mohammad, Wakil Perdana Menteri Korea Kim Dong-Yeon, Wakil Perdana Menteri Vietnam Truong Hoa Binh, Wakil Perdana Menteri Singapur Teo Chee Hean, dan sejumlah tokoh mancanegara lainnya.

Editor: Anthony Djafar

Anthony Djafar
11-06-2018 16:53