Main Menu

Pabrikan Ponsel Vietnam Siap Tantang Dominasi Samsung

Hendri Firzani
02-07-2018 19:00

Pabrik Samsung si Vietnam (reuters/yus4)

Hanoi, Gatra.com – Sejumlah perusahaan Vietnam berencana mengeluarkan produk ponsel cerdas lokal  untuk menantang produk pabrikan luar negeri seperti Samsung, yang kini mendominasi pasar ponsel cerdas. Vingroup, pengembang property terbesar di Vietnam telah mengumumkan rencananya untuk memproduksi ponsel cerdas tahun ini.  Sementara, perusahaan elektronik Asanzo akan menggenjot produksi ponsel cerdasnya hingga 600 ribu tahun 2018 ini atau 50 kali lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya.

 

Sebagaimana dikutip Nikkei, Kedua perusahaan akan berusaha masuk ke pasar ponsel cerdas lewat strategi harga murah. Mereka hendak menandingi dominasi  Samsung yang kini menguasai 50 % market share di Vietnam.

Vingroup telah mendirikan VinSmart dengan modal US$ 131 juta untuk menembus pasar ponsel dalam negerinya. Anak usaha Vingroup ini akan mendirikan pabrik di kawasan industry di Hai Phong, sebuah kota pantai di utara Vietnam.

Pasar ponsel cerdas di Vietnam tumbuh sangat cepat. Setidaknya, penjualan ponsel di tahun 2017 dua kali lipat lebih besar ketimbang penjualan di tahun  2014 yang mencapai 15 juta unit. Produk China merek Oppo yang masuk ke pasar Vietnam tahun 2012, kini telah mampu melampaui penjualan Apple sebagai pemasok ponsel cerdas terbesar kedua di Vietnam hanya dalam waktu lima tahun.

Sementara produk ponsel China lainnya Xiomi berusaha meningkatkan penjualannya bekerjasama dengan jaringan distribusi elektronik terbesar di Vietnam, Digiworld.

Vingroup  mengumumkan rencananya September lalu untuk mendirikan pabrik otomotif di kawasan industry dan menempatkan pabrik ponsel di sebelah pabrik otomotif tersebut. “Kami akan masuk ke produk dengan harga terjangkau terlebih dahulu, baru kemudian menjual produk dengan nilai tambah lebih tinggi,” ujar Nguyen Viet Quang, wakil presiden grup tersebut..

Vingroup sudah menjalin kerjasama dengan produsen ponsel luar negeri untuk menciptakan produk model ponsel murah dan menguntungkan.

 


Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
02-07-2018 19:00