Main Menu

Layanan Bus Shalawat Mekkah Berakhir Hingga 16 September

Anthony Djafar
09-09-2018 13:38

Bus Shalawat Pengantar Jemaah Haji Bus shalawat pengantar jemaah dari pemondokan ke Majidil Haram. (Dok. Kemenag/mch/re1)

Madinah, Gatra.com – Berakhirnya rombongan haji reguler di Mekkah, Arab Saudi pada 16 September mendatang, secara langsung juga akan mengakhiri Layanan bus shalat lima waktu (Shalawat) yang selama ini digunakan jamaah untuk menunaikan salat di Masjidil Haram.


“Layanan Bus akan berhenti beroperasi saat tidak ada lagi rombongan haji reguler di Mekkah hingga 16 September,” kata Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Subhan Cholid di Madinah, Minggu (9/9).

Subhan mengatakan bahwa saat berakhirnya batas waktu jamaah haji reguler Indonesia yang berada di Mekkah, maka selanjutnya jamaah akan arahkan seluruhnya ke Madinah. Saat ini sebagian jamaah sudah meninggalkan Kota Suci Mekkah untuk pulang ke Tanah Air.

Berkurangnya jumlah jamaah setiap harinya, kata Subhan, juga akan dikurangi jumlah armada bus secara berangsur-angsur sesuai rasio penumpang yang ada. Meski saat ini jamaah masih tetap mendapatkan layanan Bus Shalawat tersebut agar dapat fokus untuk beribadah di Masjidil Haram hingga 16 September mendatang.

Penerapan rasio penambahan atau pengurangan armada seiring datang dan perginya jamaah di Mekkah. Dengan begitu, terdapat sirkulasi armada bus yang baik dan memperlancar arus lalu lintas jamaah.

"Rasio kloter kedatangan pertama di Mekkah kami turunkan empat bus. Kemudian setiap ada kedatangan 450 jamaah kami tambah satu bus. Berkurang 450 juga dikurangi satu bus," katanya seperti dilaporkan Antara.


Anthony Djafar

Anthony Djafar
09-09-2018 13:38