Main Menu

Menag: Seluruh Jamaah Haji Indonesia Sudah Tinggalkan Tanah Suci

Anthony Djafar
26-09-2018 08:06

Jamaah haji tiba di tanah air (ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho/jh)

 

Madinah, Gatra.com - Upacara pelepasan kelompok terbang (Kloter) terakhir dari Jakarta-Pondok Gede (JKG) 63 yang terdiri dari 381 penumpang ke Indonesia menandai seluruh jamaah haji Indonesia tahun 2018 secara resmi sudah meninggalkan tanah suci, Makkah dan Madinah, pada Selasa waktu setempat, (25/9).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Bandar Udara AMAA Madinah melepas kloter terakhir jamaah haji Indonesia. Lukman bersyukur penyelenggaraan haji tahun ini lancar dan meminta maaf jika ada kekurangan pelayanan.

"Kami hanya manusia biasa dan semoga kedepan ini bisa menjadi landasan bagi kami petugas untuk melakukan perbaikan-perbaikan pelayanan di masa yang akan datang," kata Lukman dalam acara pelepasan kloter terakhir tersebut.

Sebelumnya, jamaah kloter awal gelombang pertama tiba di Tanah Suci pada 17 Juli 2018. Gelombang pertama mendarat di Bandara Madinah sementara gelombang kedua di Bandara Jeddah.

Sebelumnya, Menag Lukman terus mendoakan kesejahteraan bagi Indonesia saat berada di Tanah Suci, terutama saat memiliki kesempatan untuk masuk bagian dalam Kakbah. Kehormatan itu diberikan oleh Pemerintah Saudi kepada Menag bersamaan dengan kesempatan pencucian Kakbah pada Selasa 25 September.

"Alhamdulillah pagi hari ini, saya selaku Menag yang juga 'amirul hajj' pada penyelenggaraan haji tahun ini, merasa bersyukur, berkesempatan untuk memenuhi undangan Menteri Haji untuk ikut masuk ke dalam Kabah," katanya.

Acara pencucian Kakbah dilakukan pagi hari menjelang memasuki waktu Dhuha waktu setempat dengan dipimpin Gubernur Mekkah Pangeran Kholid Al Faishal.

Sejumlah tokoh termasuk Lukman diberi kesempatan untuk melihat bagian dalam bangunan yang menjadi kiblat umat Islam dunia.

Lukman diperkenankan masuk Kakbah dan menunaikan salat dua rakaat sebanyak empat kali karena di setiap bidang, di setiap sudut dilakukan shalat dua rakaat.

"Kami juga memanjatkan doa terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia tercinta agar ke depan bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia, senantiasa mampu meningkatkan kualitas hidupnya, meningkatkan kesejahteraannya," katanya.

Lukman mengatakan bagian dalam Kakbah sangat bersih dengan lapisan marmer pada dinding dan lantai serta aroma ruangan sangat wangi. Pengalaman pertama memasuki Baitullah ini memberi kesan mendalam.

"Kiblat semua Muslim di dunia itu adalah Kakbah. Ketika kita memasuki, tentu kita memiliki kesan tersendiri yang luar biasa," katanya.


Anthony Djafar/Antara

Anthony Djafar
26-09-2018 08:06