Main Menu

Seoul: Tidak Ada Perubahan Sanksi Buat Korea Utara

Mukhlison S Widodo
12-10-2018 07:53

Cho Myoung-gyon (REUTERS/awy)

 

Seoul, Gatra.com - Korea Selatan tidak pernah mempertimbangkan untuk mencabut sanksi terhadap Korea Utara yang dikenakan atas tenggelamnya kapal perang Korea Selatan pada tahun 2010, kata Menteri Unifikasi negara Cho Myoung-gyon pada hari Kamis (11/10). 

Sanksi tersebut yaitu melarang semua kapal Korea Utara memasuki pelabuhan Korea Selatan dan memotong sebagian besar pertukaran antar-Korea, termasuk pariwisata, perdagangan dan bantuan.

Sebelumnya, sanksi yang dikenakan terhadap Pyongyang menyusul serangan torpedo terhadap korvet yang menewaskan 46 pelaut Korea Selatan pada tahun 2010.

Sementara, Korea Utara membantah terlibat dalam tenggelamnya kapal itu. Seorang anggota parlemen Korea Selatan  mendorong Presiden AS Donald Trump untuk mengatakan Korea Selatan akan membutuhkan persetujuan AS untuk meringankan sanksi. 

“Mereka tidak akan melakukannya tanpa persetujuan kami. Mereka tidak melakukan apa-apa tanpa persetujuan kami, ”kata Trump kepada wartawan ketika ditanya tentang komentarnya seperti yang dikutip oleh laman berita Reuters. 

Trump mengatakan sanksi akan tetap berlaku sampai Korea Utara melakukan denuklirisasi. 

Setelah sempat dikritik oleh beberapa anggota parlemen konservatif, Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung-wha, mengulangi pernyataannya bahwa sanksi tidak dapat dihapus. Kecuali jika Korea Utara pertama meminta maaf atas serangan itu.


Reporter: CH/Reuters
Editor: Mukhlison

Mukhlison S Widodo
12-10-2018 07:53