Main Menu

Islam Melawan Radikalisme, Din Syamsuddin: Perlu Rencana Strategis Melawan ISIS

Nur Hidayat
08-10-2015 12:10

Din Syamsuddin (ketiga kanan) saat mengikuti forum Islam anti radikalisme di Moskow (GATRAnews/Svet Zakharov)

Moskow, GATRAnews - "Dalam melawan radikalisme Islam dan terorisme, seperti gerakan ISIS, kita perlu rencana yang strategis dan terpadu," tutur Prof.Dr.M. Din, Syamsuddin dalam pidatonya di Forum Islam Internasional di digelar di Kongres-Park Volynskoye di Moskow, 5-6 Oktober.

Forum ini berjudul “Agama Islam Melawan Ekstremisme” yang diikuti ulama dan cendekiawan muslim internasional ini merupakan lanjutan dari sidang Kelompok Visi Strategis “Rusia-Dunia Islam” yang telah dibentuk pada 2006 dibawah pimpinan tokoh negara dan politik Yeygeny Primakov dan presiden Tatarstan pertama Mintimer Sjaimiyev. Forum ini juga melahirkan deklarasi melawan segala bentuk radikalisme. 

Gagasan Din Syamsuddin ini disetujui dan didukung oleh kebanyakan peserta Forum yang berasal dari alim ulama dan ahli Islam dari dalam dan luar negeri Rusia, termasuk sejumlah tokoh Indonesia. "Forum ini berusaha mewujudkan usaha konkrit dan aktif untuk melawan ISIS, berusaha menelanjangi kejahatannya yang berkedok Islam," tutur Dr Veniamin Popov, koordinator Kelompok Visi Strategis kepada GATRAnews. 


Din Syamsuddin mengatakan kepada GATRAnews, ada tiga aspek penyebab munculnya radikalisme. Yakni pemutarbalikan ajaran Islam yang suci dan cinta damai, aspek non agama, yaitu sistim ekonomi liberal yang tidak berorientasikan sosial dan aspek ketiga, yaitu politik, dimana kekuatan tertentu ingin menguasai negara-negara Islam.

Sebab itulah, Din mendukung pada aksi nyata Rusia memberantas gerakan ISIS. "Saya pribadi tentunya mendukung, karena kekuatan lain terkesan setengah hati dan gagal berantas ISIS," katanya. Selain itu, Din juga berharap dialog terhadap masalah ini makin ditingkatkan dan jangan ada usaha mengadudomba sesama muslim.

Saat ditanya tentang sikap politik Rusia, khususnya pandangan Presiden Rusia, Vladimir Putin, terhadap Islam, Din menyatakan sangat terkesan. "Presiden Rusia sangat menghargai peran penting Islam. Saya yakin muslimin Rusia akan terus membantu mengembangkan dialog antar bangsa dan antar agama, perkokohan perdamaian dan konsensus dalam masyarakat," katanya. 


Reporter: Svet Zakharov (Moskow)

Editor: Nur Hidayat

 

Nur Hidayat
08-10-2015 12:10