Main Menu

Warga Norwegia Paling Bahagia di Dunia, Warga Indonesia nomor 81

Dani Hamdani
21-03-2017 12:09

World Happiness Report 2017 (Dok GATRAnews/http://worldhappiness.report/)Jakarta, GATRANews - Warga Norwegia patut berbahagia pada Hari Kebahagian Internasional atau World Happiness Day, yang jatuh pada 20 Maret. Karena negaranya menjadi negara paling berbahagia tahun ini, setelah tahun lalu berada di urutan 4. Sementara warga negara paling tidak berbahagia atau berada di urutan 155 adalah Republik Afrika Tengah. Indonesia? Berada di tengah tengah, yaitu urutan 81.

 

Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg yang berusaha terpilih kembali pada Pemilu September, menyambut laporan ini sebagai kabar membahagiakan, pada Senin pagi (20/3/17).

 

"Selama bertahun-tahun, Norwegia di belakang Denmark dalam peringkat ini. Saya telah berulang kali mengatakan hal ini pada berbagai pidato makan malam di negara-negara Nordik (Skandinavia). Kini saya menemukan hal yang baru," kata dia dalam Facebook seperti dilaporkan Antara.

  

Laporan Kebahagiaan dunia atau World Happiness Report 2017, digagas oleh PBB sejak 2012, merupakan hasil survey kebahagian global yang diterbitkan oleh Sustainable Development Solutions Network.

 

Laporan yang untuk tiga tahun ini dibiayai Yayasan Ernesto Illy itu dibuat oleh panel yang terdiri atas pakar ilmu sosial internasional yang ditunjuk PBB. Laporan tersebut kemudian diedit oleh Dr. Helliwell dan Jeffrey D. Sachs, ekonom dari Columbia University; dan Richard Layard, dari London School of Economics.

 

Para ilmuwan itu menguji tingkat kebahagiaan berdasar pada 6 faktor sosial ekonomi yaitu:

1. Gross Domestic Product per kapita (atau pendapatan kotor negara per penduduk yang biasa menjadi ukutan kesejahteraan sebuah negara)

2. Tingkat kesehatan dan usia harapan hidup

3. Dukungan sosial  (memiliki seseorang untuk berbagi pada saat ada masalah)

4. Kepercayaan ( persepsi tentang korupsi pada pemerintahan dan dunia bisnis)

5. Persepsi tentang kebebasan untuk membuat pilihan hidup

6. Kedermawanan (ukuran dalam memberikan bantuan atau donasi)

 

Berdasaar enam indikator itu negara-negara Skandinavia, kecuali Swedia, berada pada lima besar dalam daftar ini. Semua negara itu memiliki skor di kisaran 7,5. Sementara Republik Afrika Tengah yang terendah skornya mendekati 2,7.

 

Semua, dari 10 tertinggi itu, adalah dari negara-negara maju, namun daftar ini tidak menjadikan uang sebagai semata-mata indikator kebahagiaan.

 

Hal itu bisa dilihat dari fenomena China. Menurut hasil survey itu, dalam 25 tahun terakhir warga China menjadi semakin kaya. GDP negeri itu tumbuh lima kali lipat dalam seperempat abad. "Namun mereka kini tidak lebih bahagia dibanding 25 tahun lalu," tulis hasil penelitian itu, pada halaman 4.

 

Word Happiness Report 2017 (Dok GATRAnews/http://worldhappiness.report/)

 

Hal serupa terjadi di Amerika Serikat, yang tahun ini berada di urutan 14. Meskipun pendapatan per kapita dan tingkat kesehatan naik, namun indek kebahagiaan ternyata malah turun sebesar 0,51 poin dalam periode 2007 dan 2016.

 

"Kita semakin kaya, tapi modal sosial kita memburuk," ujar Dr Sachs. Dukungan sosial, kepercayaan, persepsi akan kebebasan serta kemurahatian semuanya menekan tingkat kebahagiaan warga Amerika. "Untuk mengembalikan tingkat kebahagian itu ke tahun 2007, GDP per kapita Amerika harus naik dari $53,000 ke $133,000," ujarnya.

 

Berikut 10 besar negara paling bahagia di dunia, dan nilai atau indeksnya, seperti dikutip dari laporan PBB itu, Selasa,:   

  1. Norwegia        ---     7,537

  2. Denmark        ---    7,522

  3. Islandia          ---    7,504

  4. Swiss             ---     7,494

  5. Finlandia        ---     7,469

  6. Belanda          ---     7,377

  7. Kanada           ---     7,316

  8. Selandia Baru  ---     7,314

  9. Australia         ---     7,284

 10. Swedia            ---   7,213

  

Peringkat di antara negara-negara Asia Tenggara

 26. Singapura  ---  6,572

 32. Thailand    ---  6.424

 42. Malaysia    ---  6.084

 72. Filipina      ---   5,430

 81. Indonesia  ---   5.262

 94. Vietnam    ---   5,074

114. Myanmar  ---   4,545

129. Kamboja  ---   4,168


Editor: Dani Hamdani

Dani Hamdani
21-03-2017 12:09