Main Menu

Tak Ada WNI Jadi Korban Ledakan Kereta di Saint Petersburg

Ervan
04-04-2017 13:43

Jakarta, GATRAnews - Duta Besar RI untuk Federasi Rusia M. Wahid Supriyadi mengatakan, sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban ledakan di kereta bawah tanah kota Saint Petersburg, Rusia, pada Senin (3/4) pukul 14.40 waktu setempat.

“Kami telah kontak Permira (Persatuan Mahasiswa Indonesia di Rusia) Saint Petersburg dan Konsul Kehormatan di sana,” kata Dubes Wahid, Selasa (4/4) dinihari. Menurut Dubes Wahid, saat ini terdapat sekitar 115 WNI yang terdiri atas 90 mahasiswa dan sisanya tenaga kerja Indonesia (TKI) tinggal di kota tersebut.

Sementara di seluruh Rusia secara keseluruhan terdapat sekitar 900 WNI, yang sebagian di antaranya tinggal di Moskow, ibu kota Rusia. “KBRI telah membuat surat edaran yang berisi imbauan agar WNI berhati-hati,” kata Dubes Wahid.  

Sebelumnya kantor berita Reuters melaporkan, Menteri Kesehatan Rusia Veronika Skvortsova mengatakan sedikitnya 10 orang tewas, serta sedikitnya 47 orang terluka pada kasus ledakan kereta bawah tanah tersebut.

Sementara menurut Komite Antiterorisme Nasional Rusia, sebanyak  sembilan orang tewas dalam ledakan yang terjadi pada kereta yang sedang melaju antarstasiun kereta metro bawah tanah. Ledakan terjadi pada pukul 14.40 waktu setempat yang merupakan jam sibuk.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat 

 

 

Ervan
04-04-2017 13:43