Main Menu

Polisi Manchester: Ledakan di Konser Ariane Grande ulah Teroris

Dani Hamdani
23-05-2017 09:42

Jakarta, GATRANews - Usai membawakan lagu terakhir, dan tak lama setelah Ariana Grande mengucapkan "Goodby Manchester," tiba-tiba terdengar dua ledakan. Anak anak penonton konser yang memenuhi Manchester Arena berlarian dan panik.  "Setidaknya 19 orang dan 50 luka-luka," kata polisi setempat, pada Senin malam (22/5/17) atau Rabu pagi waktu Jakarta.

 

Polisi menyebut insiden itu dianggap sebagai aksi teroris. "Kami memperlaukan ledakan ini sebagai aksi teroris sampai kami temukan informasi berikutnya," ujar Kepala Polisi Manchester Ian Hopkins.

 

Tingkat kewaspadaan di Inggris dinyatakan berada di level "tinggi", artinya serangan dari militan dianggap sangat mungkin terjadi. 

 

Petugas anti teroris terus mencari tahu apa penyebab ledakan tersebut. Polisi dan pasukan  keamanan intelejen Inggris M15 dilibatkan dalam penyelidikan tersebut.

 

Polisi menanggapi laporan adanya ledakan dari kawasan Arena berkapasitas 21.000 tersebut pada pukul 22.33.

 

"Saat ini kami memastikan 19 orang terkonfirmasi tewas dan sekitar 50 orang terluka," kata Hopkins seperti dilaporkan Guardian.

 

Paa korban terluka sudah dibawa ke enam rumah sakit di sekitar Manchester Great Area.

 

Seorang saksi mata yang menghadiri konser mengaku merasakan ledakan itu ketika meninggalkan lokasi, diikuti jeritan dan ribuan orang yang berusaha keluar.

 

"Kami sedang berjalan keluar dan sedang tepat berada di pintu ketika ada ledakan besar dan semua orang berteriak," kata penonton Catherine Macfarlane pada Reuters.

 

"Ledakannya sangat besar, kau bisa merasakannya di dadamu. Suasana kacau. Semua orang berlari dan berteriak dan berusaha keluar," ujarnya seperti dilaporkan Antara

 

Saksi mata melaporkan banyak anak-anak yang berada di konser itu.

 

Manchester Arena, arena indoor terbesar di Eropa, dibuka pada 1995 dan berkapasitas 21.000 orang. Tempat itu biasa dipakai untuk konser dan acara olahraga.

 

Perwakilan label rekaman Ariana Grande mengatakan sang penyanyi "baik-baik saja". Sebuah video yang diunggah di Twitter menunjukkan penggemar menjerit-jerit dan berlarian ke luar arena konser.


Editor: Dani Hamdani

Dani Hamdani
23-05-2017 09:42