Main Menu

Terduga Bom Manchester Ingin Balas Dendam

Dani Hamdani
26-05-2017 13:55

Salman Abedi (AFP/Facebook/AK9)

Manchester, GATRANews - Salman Abedi, terduga pelaku bom bunuh diri di Manchester, pernah mengungkapkan ingin membalas kematian seorang temannya di kota itu tahun lalu.

 

Teman Salman,  juga keturunan Libya, meninggal setelah ditikam oleh pemuda Inggris di Manchester pada Mei 2016, kata sang sumber yang tak ingin disebut namanya itu seperti dilaporkan Antaranews.

 

"Insiden itu memicu kemarahan para pemuda Libya di Manchester, termasuk Salman, yang jelas mengungkapkan keinginannya untuk membalas dendam," katanya, seperti dikutip dari AFP.

 

"Kami berhasil menenangkan pemuda di wilayah kami yang merasa mereka menjadi target... sebagai muslim. Namun, sepertinya Salman tak bisa melupakan kejadian itu. Saya secara pribadi berbincang dengannya dan mencoba meyakinkannya bahwa itu hanya sebuah tindak kejahatan," ujar dia.

 

Media Inggris melaporkan bahwa Abdul Wahab Hafidah meninggal setelah ditabrak dan ditikam di bagian leher di distrik Moss Side di Manchester pada Mei tahun lalu. Tersangka pembunuhnya masih disidang.


Editor: Dani Hamdani 

Dani Hamdani
26-05-2017 13:55