Main Menu

Penyerangan Barcelona dan Cambrils

Rosyid
18-08-2017 17:45

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy (AFP/yus4)

Barcelona, GATRAnews - Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy  mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari paskat serangan teror di Barcelon, Kamis Sore waktu setempat.

Tiga belas orang tewas dan setidaknya 50 lainnya mengalami luka dalam serangan teroris di kota Barcelona. Serangan terjadi pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Seorang pria, yang digambarkan berbadan langsing dan berusia pertengahan 20 tahunan, mengendarai mobil van putih dengan kecepatan tinggi sepanjang beberapa ratus meter ke arah Las Ramblas, berusaha menabrak sebanyak mungkin orang. Pelakunya melarikan diri dan belum tertangkap.

Las Ramblas adalah suatu daerah terkenal di Barcelona yang dikunjungi banyak wisatawan. Membentang sepanjang 1.2 km membelah pusat kota Barcelona dari Placa de Catalunya (Catalonia Square) ke monumen Christopher Columbus.

Kepolisian Spanyol menggambarkan insiden itu sebagai serangan teror. Kepolisian juga membenarkan bahwa mereka telah menahan seorang pria yang terkait dengan serangan itu,

Serangan di Barcelona rupanya baru pembuka. Jumat pagi waktu setempat serangan serupa terjadi di kawasan wisata Cambrils, 110 km barat daya Barcelon.  Tujuh orang termasuk seorang polisi terluka. Satu orang dilaporkan dalam kondisi kritis.

Mobil penyerang terbalik dan pria yang keluar dari dalam mobil  langsung menembak polisi, satu diantaranya menggunakan belati. Mereka mengenaka rompi bom yang ternyata palsu, seperti dilaporkan bbc, Jumat (18/8). Lima penyerang ditembak mati dan diduga terkait serangan di las Ramblas.

Polisi sudah menangkap tiga orang. Dua orang ditangkap Kamis terkait serangan Las Ramblas, tapi bukan pengemudi kendaraan itu.  Seorang tersangka bernama Driss Oubakir yang dokumennya dipakai untuk menyewa van. Pria berusia 20-an tahun itu lahir di Maroko. Dia membantah terlibat dan mengatakan dokumen-dokumennya itu dicuri.  Tersangka kedua lahir di Melilia. Polisi tidak mengumumkan namanya.  Hari Jumat, polisi menangkap orang ketiga di kota Ripoli. 

Kantor berita  Amaq yang mengatakan serangan Las Ramblas dilakukan oleh "prajurit Negasa Islam" namun tidak menyertakan data-data pendukung klaim tersebut.


Editor: Rosyid

 

Rosyid
18-08-2017 17:45