Main Menu

Pameran Pendidikan Polandia Dihelat di Menara Bank Mega

Toha
08-09-2017 19:20

Ilustrasi (bago.co.id/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Warsawa bekerja sama dengan Kedutaan Besar Polandia di Jakarta dan sejumlah institusi pendidikan Polandia, akan menggelar Pameran Pendidikan Polandia di Jakarta, pada 23-24 September 2017. Pameran akan mengambil tempat di lobi Menara Bank Mega, Jl. Pierre Tendean, Jakarta Selatan.



Dubes RI untuk Polandia, Peter Gontha mengatakan bahwa KBRI Warsawa berinisiatif menyelenggarakan pameran ini setelah melihat potensi Polandia sebagai salah satu tujuan pendidikan tinggi bagi pelajar/mahasiswa Indonesia, khususnya di bidang Sains dan Teknologi, Pertanian, Kesehatan dan Kelautan.

“Tujuan jangka panjang pameran ini yaitu peningkatan SDM Indonesia melalui pendidikan yang berkualitas dan biaya yang lebih murah. Bila dibandingkan dengan sejumlah negara lain yang menjadi tujuan pelajar/mahasiswa Indonesia, seperti Amerika Serikat, Australia, Jerman, Inggris dan negara-negara Eropa Barat lainnya, Polandia bisa menjadi opsi yang sangat cost effective bagi mereka,” ungkap Gontha.

"Selain itu, kami juga melihat bahwa jumlah tenaga terdidik di Indonesia dari bidang sains dan teknologi baru sekitar 10% dari total keseluruhan lulusan Universitas," lanjutnya.

Saat ini, terdapat lebih kurang 90 pelajar/mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan tinggi pada sejumlah universitas di Polandia. Sebagian besar pelajar/mahasiswa tersebut memanfaatkan skema beasiswa Ignacy Lukasiwecz yang diberikan oleh Pemerintah Polandia.

Beasiswa tersebut merupakan skema beasiswa Pemerintah Polandia bagi mahasiswa dari negara berkembang yang ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3 bidang sains dan teknologi di Polandia.

Sejak tahun 2015, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penerima beasiswa terbesar. Selain Beasiswa Ignacy Lukasiwecz, sejumlah mahasiswa juga memanfaatkan skema beasiswa lainnya untuk melanjutkan pendidikan di Polandia. Antara lain Beasiswa Erasmus Mundus dan Beasiswa Spirit (Bappenas RI).

Pameran pendidikan Polandia akan menghadirkan perwakilan dari 14 universitas di Polandia, khususnya di bidang teknologi, pertanian, kesehatan, dan kelautan.

Beberapa perwakilan universitas yang hadir dari Polandia yaitu Warsaw University of Technology, Wroclaw University of Technology, AGH University of Science and Technology, Medical University of Warsaw, Medical University of Lublin, Medical University of Gdansk, serta Gdnia Maritime University.

Juga hadir Szczecin Maritime University, University of Agriculture in Krakow, University of Warsaw, Warsaw University of Life Science, Jagiellonian University in Krakow, Poznan University of Medical Science dan Nicolaus Copernicus University in Torun.

Selain stan dari masing-masing universitas dari Polandia, pameran ini juga akan menghadirkan diskusi dan presentasi dari beberapa instansi dan tokoh nasional. Yaitu Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Menteri Perindustrian RI, Chairman CTCorp/Trans, Chairul Tanjung, Dino Patti Djalal, Rahardi Ramelan, dan LPDP.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Perwakilan institusi pendidikan Polandia ini juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pemangku kepentingan bidang pendidikan di Jakarta.

Diantaranya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dan LPDP, untuk membahas peningkatan kerja sama Indonesia-Polandia di bidang pendidikan.

Tujuan dari penyelenggaraan pameran Pendidikan tersebut adalah agar mahasiswa Indonesia, dari keluarga berpenghasilan menengah, memiliki alternatif pendidikan ke negara lain khususnya ke Polandia, dan kesempatan untuk bertemu langsung dengan perwakilan dari pihak universitas.

Biaya perkuliahan yang dibutuhkan untuk belajar di Polandia hanya sebesar 1/6 dari negara-neagra seperti Australia, Amerika Serikat atau Negara Eropa lainnya. Atau sekitar US$6.000 sampai US$8.000 per tahun, sementara biaya hidup adalah USD 300-500 per bulannya.

Selain itu juga, dalam jangka waktu 3 tahun terakhir, KBRI Warsawa mencatat penambahan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Polandia hingga sebesar 300%.


Editor: Toha

Toha
08-09-2017 19:20