Main Menu

Kota Oxford Cabut Penghargaan Terhadap Aung San Suu Kyi karena Kasus Rohingya

Basfin Siregar
28-11-2017 21:59

Anggota Dewan Kota Oxford, Inggris, ramai-ramai mengacungkan tangan mendukung mosi pencabutan penghargaan Freedom of Oxford terhadap Aung San Suu Kyi (GATRA/Oxford City Council)

Inggris, Gatra.com -Kota Ofxord, Inggris, resmi mencabut penghargaan "Freedom of Oxford" yang sebelumnya mereka berikan pada Aung San Suu Kyi pada tahun 1997. 

Keputusan itu diambil dalam sidang dewan kota Oxford yang berlangsung Senin malam (27/11).

Tidak banyak perdebatan dalam sidang penentuan pencabutan itu. Dilansir dari Reuters, keputusan itu diambil Dewan Kota secara mufakat (unanimous decision). 

Dari gambar suasana sidang yang dirilis ke publik, para anggota Dewan Kota baik berasal dari Partai Buruh maupun Partai Konservatif Inggris, sama-sama mengacungkan tangan mendukung pencabutan penghargaan "Freedom of Oxford".

Penghargaan itu dicabut karena Dewan Kota Oxford merasa Aung San Suu Kyi tidak lagi mencerminkan nilai-nilai penghargaan itu dalam kasus Rohingya. 

Mary Clarkson, anggota Dewan Kota dari Partai Buruh, mengatakan bahwa Aung San Suu Kyi selalu menolak telah terjadi pembantaian etnis dalam kasus Rohingya, bahkan menolak telah terjadi pemerkosaan terhadap para wanita Rohingya. "Kami tidak bisa menutup mata pada hal itu," kata Mary dalam pernyataan resmi.

Kota Oxford bukan satu-satunya kota di Inggris yang mencabut penghargaan mereka terhadap Aung San Suu Kyi. Sebelumnya kota Glasgow dan Sheffield telah lebih dulu mencabut penghargaan serupa. 

Pencabutan sejenis juga sudah dilakukan oleh sekolah-sekolah yang sempat memberikan penghargaan terhadap Suu Kyi. St Hugh College, Oxford, sudah menurunkan foto Suu Kyi dari ruang penghargaan mereka. Sedang London School of Economics mencabut keanggotaan Suu Kyi sebagai presiden kehormatan ikatan alumni. 

Editor: Basfin Siregar

Basfin Siregar
28-11-2017 21:59