Main Menu

Penjahat Perang Bosnia Tewas Setelah Minum Racun Saat Sidang, Teriak "Saya Bukan Penjahat Perang!"

Basfin Siregar
29-11-2017 23:55

Slobodan Praljak sesaat sebelum meminum racun di sidang penjahat perang (Dok.ICTY)

Belanda, Gatra.com -Kegemparan terjadi dalam sidang Slobodan Praljak, 72 tahun, penjahat perang asal Kroasia yang tengah disidang di Mahkamah Internasional PBB di Belanda, Rabu kemarin (29/11)

Sidang itu hendak meninjau putusan penjara selama 20 tahun yang sebelumnya dijatuhkan kepada Praljak pada 2013.

Namun begitu hakim Carmel Agius menilai bahwa hukuman penjara 20 tahun itu tetap akan berlaku, Prajak tiba-tiba berdiri.

Secara dramatis ia lalu menenggak sesuatu dari botol kecil, dan berkata. "Saya sudah meminum racun. Saya bukan penjahat perang! Saya menolak putusan ini!"

Tidak disangka, yang diminum ternyata memang racun. Praljak pun jatuh tidak sadarkan diri. Hakim lalu memerintahkan sidang ditunda dan semua jendela termasuk tirai ditutup.

Meski demikian, tayangan video Praljak yang meminum racun lalu berteriak itu sudah terlanjur beredar di dunia maya.

Ia sempat dibawa ke rumah sakit, tapi tidak tertolong. ia dinyatakan meninggal pada Rabu pukul 5 sore, atau lima jam setelah ia meminum racun saat sidang pukul 12 siang.

Prajak adalah mantan petinggi militer Kroasia dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Dalam sidangnya sebelumnya, ia dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan karena memimpin anak buahnya untuk membunuhi warga muslim Bosnia selama konflik Bosnia yang berlangsung tiga tahun (1992-1995).



Editor: Basfin Siregar

Basfin Siregar
29-11-2017 23:55