Main Menu

Perayaan Natal di Belanda, Pengobat Rindu Kampung Halaman

Cavin Rubenstein M.
28-12-2017 12:19

Suasana ibadah peringatan malam natal yang diadakan Perki ( perhimpunan Kristen Indonesia- di Belanda) gereja Oosterkerk- Zwolle, Belanda. (GATRA/ Yuke Mayaratih/FT02)

Zwolle, Gatra.com - Suhu 5 derajat celcius tak menyurutkan warga Indonesia yang beragama Kristen datang ke gedung gereja Oosterkerk- Zwolle Belanda, 24 Desember lalu. Mereka datang untuk mengikuti ibadah peringatan malam natal yang diadakan Perki ( perhimpunan Kristen Indonesia- di Belanda).


Perki adalah organisasi kristen tertua yang berdiri sejak tahun 1930 di Belanda. Memiliki 8 cabang di berbagai kota di Belanda dengan 200 kepala keluarga anggota tetap.

Acara yang dimulai pukul 14.00 waktu setempat ini berlangsung hikmat. Tema yang diusung malam itu adalah 'Kerajaan Allah Datang ke Dalam Dunia Melalui Kelahiran Yesus Kristus'. Pendeta Ida Ana Riaurika Pattinama menyampaikan pesan, sebagai seorang kristen, harus menunjukkan kasih di dalam dunia. "Karena surga itu isinya cuma kasih. Sehingga kita semua yang merayakan natal harus betul betul dipenuhi kasih Kristus yang tidak egois," kata Pendeta Ida.

Lebih lanjut, ia menyampaikan agar warga Kristen di Belanda memiliki kasih dan belajar untuk rendah hati. Apalagi yang tinggal merantau jauh dari keluarga dan saat ini telah diberi keluarga baru oleh Tuhan. "Intinya adalah fokus pada kasih kristus, kasih agape yaitu kasih yang mementingkan orang lain," kata Pendeta Ida lebih lanjut.

Merdi, mahasiswa program master di kota Bristol, Inggris yang sedang berlibur di Belanda, mengaku bersyukur bisa mengikuti kebaktian malam Natal itu. Karena suasananya persis seperti di Indonesia. “Paling tidak disini saya bisa berkenalan dengan saudara seiman yang juga jauh dari tanah air. Lumayan bisa menghilangkan rasa kangen di kampung.” kata Merdi kepada Gatra.com.

Sementara menurut Fortiana Hutapea, warga Indonesia yang sudah 21 tahun tinggal di Belanda, meski kehidupan di Belanda lebh baik, saat natal seperti ini justru membuatnya rindu suasana berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Beruntung saya menemukan perkumpulan Perki, dimana anggotanya kebanyakan orang Indonesia dan kebaktiannya juga dengan tata cara ibadah Indonesia," tutur Fortiana kepada Gatra.com.

Acara kebaktian malam Natal kemarin juga dihadiri Duta Besar I Gusti Agung Wesaka Puja, anggota Perki dari berbagai kota di Belanda dan warga Indonesia Kristen yang tinggal di kota Zwolle.

Tampak Duta besar Puja ikut membaur bersantap malam bersama jemaat. Acara berakhir pukul 19.00 waktu setempat diakhiri dengan bersantap malam bersama dengan menu khas Indonesia, pembagian kado oleh sinterklaas dan acara menari bersama.

Selain ibadah peringatan Malam Natal, WNI Kristiani di Belanda juga mengikuti perayaan Natal bersama yang diadakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rijswijk - Den Haag pada 26 Desember lalu. Tak cuma beribadah, setelah perayaan Natal, di gedung KBRI juga digelar acara gebyar budaya.



Reporter : Yuke Mayaratih
Editor     : Cavin R. Manuputty

Cavin Rubenstein M.
28-12-2017 12:19