Main Menu

Tukang Roti Sampaikan Pesan Tahun Baru Melalui Kue 2,5 Ton

Iwan Sutiawan
31-12-2017 23:40

Kue suguhan tahun baru khas Yunani kue Vasilopita. (Dok. Facebook/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Tukang roti asal Yunani menyampaikan pesan tahun baru 2018 ke seluruh dunia dengan kue "Vassilopita" seberat 2,5 ton. Vassilopita merupakan kue khusus yang biasa disajikan di semua rumah tangga di Yunani setelah tengah malam di hari tahun baru.


Vassilopita sepanjang 70 meter dan lebar 3 meter seperti dilansir Antara, Minggu (31/12), dipotong sebanyak 15.000 iris di lapangan tengah di pinggiran kota Athena, Peristeri. Pihak penyelenggara mengklaim kue itu merupakan yang terbesar yang pernah dibuat di Yunani.

Presiden Asosiasi Tukang Roti Athena, Panagiotis Sachinidis, selaku inisiator pembuatan kue khusus tersebut menyampaikan, kue ini dibuat oleh 40 orang yang bekerja keras selama tiga hari. "Saya seorang profesional selama lebih dari 30 tahun dan saya belum melihat sesuatu yang besar seperti ini," katanya.

Rekor sebelumnya dipegang oleh asosiasi yang sama sejak 2015, saat mereka memanggang dan menyajikan "Vassilopita" dengan berat 350 kilogram.

Kotapraja Peristeri menyembunyikan 200 "koin keberuntungan" di dalam kue itu. Menurut adat istiadat orang-orang Yunani, mereka yang menemukan uang logam akan mendapat berkah sepanjang tahun.

"Vassilopita" diberi nama setelah Santo Basil, Santa Claus untuk orang Kristen Ortodoks Yunani, selalu memiliki koin tersembunyi yang membawa keberuntungan bagi sang pencari.

Warga beruntung juga diberi hadiah kecil oleh Walikota Peristeri Andreas Pachatouridis yang membantu mengiris kue tersebut. 

"Kami memotong Vassilopita dengan cinta dan solidaritas," katanya saat menyampaikan sambutan pada acara tersebut.

"Inilah pesan yang ingin kami sampaikan, bahwa harus ada solidaritas di antara kita pada hari-hari sulit ini," tambah Sachinidis, mengacu pada krisis utang yang telah melanda Yunani sejak tahun 2009.

"Semua orang yang tinggal di Yunani akhir-akhir ini membutuhkan rasa optimisme, sukacita dan kebahagiaan," Mary Tsiota, wakil walikota Peristeri, yang bertanggung jawab atas kebudayaan.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
31-12-2017 23:40