Main Menu

Presiden Macron Ogah Turki Gabung Uni Eropa

Birny Birdieni
06-01-2018 17:55

Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) bersama presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) di Istana Elysee, Paris, (5/1). (AFP/LUDOVIC MARIN/FT02)

Paris, Gatra.com - Presiden Perancis, Emmanuel Macron mengatakan kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan bahwa tidak ada kesempatan bagi negaranya untuk bergabung dengan Uni Eropa. Sebab ada perbedaan mengenai interpretasi hak asasi manusia. Macron merujuk pada aksi Erdogan ketika menangani aksi kudeta yang gagal pada 2016 lalu. 

Dalam konferensi pers di Paris, Macron mengatakan sudah waktunya untuk mengakhiri kemunafikan berpura-pura bahwa ada prospek kemajuan dalam perundingan keanggotaan Turki dengan Uni Eropa.

 "Sejauh menyangkut hubungan dengan Uni Eropa, jelas bahwa perkembangan dan pilihan terakhir ini tidak memungkinkan perkembangan proses di mana kita terikat," ungkap Macron dilansir dari BBC.

Namun Macron mengatakan bahwa penting untuk menjalin hubungan dekat dengan Ankara. Kemungkinan lainnya adalah untuk mengeksplorasi pilihan selain tentang keanggotaan Uni Eropa penuh, misal sebuah kemitraan.

Erdogan mengungkapkan kalau Turki telah bosan secara terus menerus meminta untuk gabung dengan Uni Eropa. Sejak beberapa waktu lalu, dia sering menuangkan cemoohan akan tawaran Uni Eropa tersebut bahwa mereka tak tulus dan menyia-nyiakan Ankara. "Kebanyakan orang Turki tidak menginginkan Uni Eropa lagi," ia menegaskan.

 


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
06-01-2018 17:55