Main Menu

Garis Keras Trump di WEF 2018

Birny Birdieni
26-01-2018 15:16

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di ajang World Economic Forum (WEF). (AFP/NICHOLAS KAMM/AK9)

Davos, Gatra.com- Sikap percaya diri akan kehebatan Amerika Serikat ditampilkan Presiden Donald Trump ketika akan menghadiri ajang World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Sebelum berangkat dari Washington Rabu (24/1) sore, suami dari Melania Trump itu sempat memposting cuitannya di akun twitternya. "Akan segera menuju ke Davos, Swiss untuk menyampaikan hebatnya Amerika. Ekonomi kami sedang booming dan dengan apa yang saya lakukan akan lebih baik. Negara Kami pada akhirnya akan menang lagi!," cuitan Trump di akunnya @realDonaldTrump.

 

Trump tiba di Swiss ski resort, Kamis (25/1). Ia dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Theresa May dan Perdana Menteri Israel, Banjamin Netanyahu Kamis ini. Rencananya, keesokan harinya ia akan memberikan pidato mengenai pidato kebesaran "America First" atau "Amerika Pertama". Yakni menggembar-gemborkan kesuksesan "Negeri Paman Sam" itu. 

 

Harapan akan pidato Trump ini adalah bagaimana menggambarkan ekonomi AS dibawah pengamatannya dan menegaskan kembali pengakuan dunia akan negeri adi daya itu. Presiden ke-45 tersebut juga harus memperluas audiensi dan menggemakan AS siap untuk bisnis dan investasi.

 

"Agenda Amerika Pertama ini berarti bekerja sama dengan seluruh negara di dunia," ungkap Menteri Keuangan, Steve Mnuchin dilansir dari Washington Post. Artinya, Trump mencari apa yang menjadi minat Amerika dan pekerjanya. "Tak beda dengan apa yang dilihat pemimpin lainnya," ia menegaskan.

 

Adapun mitra Mnuchin di Departemen Perdagangan, Wilbur Ross mengkritik akan kebijakan Trump yang lebih banyak melakukan proteksionisme. Yang dimaksudnya adalah praktik perdagangan tak adil akan Cina. "Perang dagang terus berlangsung setiap hari dan sudah cukup lama. Namun bedanya pasukan AS sekarang datang ke benteng," ia menegaskan.  

 

Namun di Davos, bukan tentang AS saja. Sebab yang akan mengelolanya adalah beberapa barikade. Sehari sebelumnya, Rabu (24/1) Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman, Angela Merkel menyampaikan serangan terselubung akan agenda Trump. Mereka menggunakan platform mereka dengan memunculkan Eropa mandiri dan terintegrasi.

 

"Kita harus lebih bertanggungjawab dalam membawa takdir ke tangan kita," ungkap Merkel merespon mahzab Trump yang melakukan proteksionisme. Ia juga menegaskan kalau hal tersebut sebagai racun di sayap kanan populisme. Dimana hal ini juga mengancam kekuatan Jerman yang sedang berjuang membentuk pemerintahan baru. 

 

Jadi, tegas Merkel, mematikan diri dan mengisolasi tidak akan membawa pada masa depan baik. Pernyataannya ini mengulang apa yang disampaikan beberapa pimpinan di Davos yang menilai kolaborasi, kerjasama dan solusi multilateral sebagai hal yang dibutuhkan. 

 

Dalam cuitannya di twitter, Macron menyampaikan bahwa perlu membuat kerangka global akan multilateralisme baru. "Ini adalah satu-satunya cara untuk melindungi barang sama dan masyarakat kita di jalan yang baru," katanya di akun @EmmanuelMacron yang juga memberikan #WEF2018.

 

Perdana Menteri Denmardk, Lars Lokke Rasmussen berharap Trump akan menyempurnakan platform "America First" yang tidak menghalangi kerjasama antara negara-negara di dunia. "Saya pikir semua harus sadar, walau kamu dari pemimpin dari negara kecil, sedang atau besar tidak akan bisa mencapai apa yang diinginkan bila sendiri," katanya dilnsir dari CBS.

 

Analis bisnis CBS News, Jill Schlesinger mengatakan Trump harus menempuh garis keras di WEF. "Dia harus menyampaikan pidato yang benar-benar mendukung apa yang telah dilakukannya, semoga menurunkan sedikit saraf sehingga tidak ada reaksi," katanya. Toh sejauh ini tidak terlihat ada dampak ekonomi tertentu. 

 

"Intinya, presiden akan mengatakan, 'Hei, apa yang bagus untuk ekonomi Amerika Serikat nantinya akan memberi hal baik untuk ekonomi dunia juga. Kalian harus menyukai ini'," ungkap Schlesinger.  

 


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
26-01-2018 15:16