Main Menu

Aksi Kekerasan Rasialis Terjadi Di Italia

Hendri Firzani
04-02-2018 08:12

Mobil pelaku penembakan pada imigran Afrika, yang diidentifikasi sebagai Luca Traini, 28, di Macerata, Italia pada 3 Februari 2018. (REUTERS/Handout/Carabinieri)

Jakarta, Gatra.com – Kasus penembakkan berbau rasialis terjadi di kota Macerata, Italia, sabtu kemarin. Seorang pemuda kulit putih menembaki sekelompok imigran asal Afrika. Enam orang terluka akibat kejadian tersebut.

 

Penembakan terjadi sehari setelah seorang imigran asal Nigeria ditangkap Polisi terkait kematian seorang gadis Italia berusia 18 tahun, yang tubuhnya ditemukan dalam dua tas tak jauh dari Macerata.

 
Pelaku penembakan diidentifikasi bernama Luca Traini. Ketika ditangkap polisi, pemuda berusia 28 tahun tersebut membawa bendera Italia dan menghormat ala kaum fasis Italia.  “Dia berkeliling dengan mobilnya, dan ketika melihat ada warga berkulit hitam, langsung ditembaknya,’ ujar Marcello Mancini, seorang saksi mata warga Macerata sebagaimana dikutip Reuters. 

Menurut polisi, satu dari enam korban  menderita luka berat dan perlu dioperasi. Traini juga sempat menembaki kantor partai demokrat (PD) di Macerata, namun tak ada yang terluka.  Juru bicara PD mengatakan, Traini memang sempat mewakili PD sebagai calon anggota dewan dalam pemilihan lokal, tahun lalu, namun tak mendapat suara.


Pemimpin PD Matteo Renzi meminta anggotanya agar tenang. “Pelaku yang menembakkan senjatanya, dan melukai enam orang kulit berwarna, seorang yang buruk, orang gila. Tetapi, negara lebih kuat daripada dia,’ ujar Renzi di Facebook.


Perdana Menteri Paolo Gentiloni mengatakan Italia akan menghentikan semua orang yang melakukan kekerasan. “Kami akan menghentikan setiap risiko, menghentikan sesegera mungkin, dan menghentikannya bersama-sama. Kekerasan tidak akan memecah belah kita,” ujar Gentiloni.

 


Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
04-02-2018 08:12