Main Menu

Jatuh Tewaskan 71 orang, Seperti Apa Pesawat Saratov Airlines Itu?

Birny Birdieni
11-02-2018 23:37

Maskapai Rusia, Saratov Airlines(Dok. youtube/re1)

Moskow, Gatra.com - Selepas meninggalkan bandara Domodedovo di Moskow, Rusia, sebuah pesawat Saratov Airlines jatuh dan menewaskan 65 penumpang dan enam awak kapal. 

 

Hanya selang berapa menit sesaat lepas landas pada Minggu (2/11) sore, maskapai yang berkantor di Saratov itu hilang di dekat desa Argunovo. Lokasi itu sekitar 80 km atau 50 mil tenggara Moskow.

 

Seorang Juru Bicara Gubernur Daerah mengatakan kepada kantor berita Interfax kalau semua 65 penumpang berasal dari Orenburg, wilayah Rusia dimana pesawat tersebut terbang.

 

Tidak jelas apa penyebab kecelakaan tersebut. Saat ini penyidik ​​dan kru darurat sedang bekerja di tempat yang tertutup salju itu.

 

Pesawat antonov An-148 sedang dalam perjalanan ke kota Orsk di pegunungan Ural. Situs pelacak penerbangan Flightradar24 mengatakan pesawat tersebut turun dengan kecepatan 1.000 meter  atau 3,300 kaki per menit. 

 

Potongan puing dan mayat ditemukan tersebar di area yang luas. Dilansir dari BBC, beberapa pejabat mengatakan kalau salah satu perekam penerbangan telah ditemukan.

 

Presiden Vladimir Putin telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengumumkan penyelidikan atas penyebab kecelakaan tersebut.

 

Mengutip dari situs Rusia gazeta.ru, penyidik ​​yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa pilot pesawat yang berusia kurang dari delapan tahun tersebut sempat melaporkan kerusakan dan meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat.

 

Ini merupakan kecelakaan penumpang komersial pertama selama lebih dari satu tahun. Pada 2017 lalu tercatat sebagai tahun teraman dalam perjalanan udara.

 

Dua kecelakaan pesawat besar terakhir terjadi pada 25 Desember 2016 ketika sebuah pesawat militer Tu-154 menabrak Laut Hitam dimana semua 92 orang penumpangnya hilang. Insiden bencana itu dituduhkan pada kesalahan pilot

 

Sebelumnya, pada 31 Oktober 2015 sebuah Airbus A321 Rusia yang membawa 224 penumpang wisatawan jatuh di Sinai, Mesir. Kelompok negara Islam, ISIS mengatakan telah menempatkan sebuah bom di atas pesawat itu. 

 

Lalu seperti apa Saratov Airlines ? 

 

Maskapai yang didirikan 1931 itu sempat dilarang beroperasi penerbangan internasional tahun 2015 lalu. Sebab saat inspektor memeriksa maskapai tersebut menemukan seseorang selain awak pesawat di kokpit.

 

Namun Saratov Airlines mengajukan banding atas larang tersebut. Kemudian mengajukan banding sebelum akhirnya melanjutkan pernebangan "charter" internasional pada 2016 lalu. Penerbanganya terutama antara kota-kota Rusia namun ada tujuan Armenia dan Georgia.  

 


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
11-02-2018 23:37