Main Menu

Kotak Hitam Saratov Airline Ditemukan

Bernadetta Febriana
13-02-2018 00:28

Personil SAR Rusia bekerja di lokasi kecelakaan pesawat AN-148 yang dioperasikan oleh Saratov Airlines di Wilayah Moskow, Rusia (12/02). (REUTERS /Tatyana Makeyeva /FT02)

Jakarta, Gatra.com - Kotak hitam pesawat naas Saratov Airline An-148 yang jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Domoddevo, Rusia, Minggu (11/02) lalu telah ditemukan. Kedua kotak hitam tersebut, baik rekaman data pesawat dan rekaman suara kokpit itu ditemukan dalam kondisi rusak.

 

Menurut juru bicara Komite Investigasi, Svetlana Petrenko, pesawat tersebut diketahui meledak ketika menghujam ke tanah dan menewaskan seluruh 65 penumpang dan 6 orang awak pesawat. "Diharapkan semuanya nanti akan terungkap dari kotak hitam yang telah ditemukan," ujar Petrenko, seperti dilansir dari New York Post, Senin (12/02).

 

Hanya saja, kondisi kotak hitam yang rusak dikhawatirkan akan menghambat penyelidikan. "Baru malam ini akan terjawab apakah kotak hitam bisa terbaca atau tidak," ujar sebuah sumber kepada TASS, kantor berita Rusia.

 

Para aparat yang berwenang, imbuh Petrenko, telah mengumpulkan sejumlah data dari maskapai, seperti data pemeliharaan pesawat dan data teknis lainnya, serta data catatan medis kru penerbangan tersebut.

 

Menurut jubir Saratov Airline, tidak ada pemberitahuan mayday dari pilot Valery Gobanov, yang telah mengantongi 5000 jam terbang, dimana hampir separonya menerbangkan pesawat jenis An-148. Sementara kopilot Sergery Gambaryan mengantongi 812 jam terbang untuk pesawat tipe ini.

 

Beberapa ahli menyatakan ada kemungkinan kegagalan sistem anti-icing menjadi penyebab kecelakaan pesawat ini dan mengesampingkan adanya ulah teroris pada tragedi ini. Namun, ada pula yang lebih suka menebak-nebak mengapa tidak ada panggilan darurat mayday dari kokpit dan hal itu memberikan kemungkinan ada "suatu hal yang luarbiasa" di atas pesawat yang menyebabkan pilot memutuskan untuk menjatuhkan pesawat.

 

Apapun itu, nampaknya masyarakat masih harus bersabar menunggu dibukanya kotak hitam pesawat ini. Apalagi pencarian material pesawat yang lain untuk melengkapi penyelidikan masih cukup sulit karena tebalnya salju di lokasi jatuhnya pesawat.


Editor : Bernadetta Febriana

 

 

 

Bernadetta Febriana
13-02-2018 00:28