Main Menu

Kejaksaan Munich Tangkap CEO Audi, Rupert Stadler

Sujud Dwi Pratisto
19-06-2018 09:42

 Rupert Stadler (REUTERS/Michael Dalder/yus4)

Artikel Terkait

Munich, Gatra.com - Rupert Stadler, CEO pabrikan otomotif Audi – Volkswagen ditangkap tim Kejaksaan Munich, Jerman Senin (18/6) kemarin. Stadler ditangkap saat sedang berada di rumahnya, di kota Ingolstad. Penangkapan ini merupakan pengembangan dari proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Munich terkait dugaan pelanggaran pembatasan emisi diesel mobil Audi yang dijual di negara-negara Eropa.


Seperti dikutip BBC, Senin malam, pihak Volswagen selaku induk perusahaan dari Audi - Volkswagen membenarkan penangkapan tersebut. Namun raksasa otomotif asal Jerman itu meminta semua pihak mengedepankan azas praduga tak bersalah. “Stadler masih dianggat tidak bersalah,”kata Juru bicara Volkswagen.

Sementara itu, dalam rilis resminya pihak Kejaksaan Munich menyebut bahwa penangkapan itu dilakukan kejaksaan lantaran khawatir bos Audi akan menghilangkan barang bukti, menghalang-halangi proses penyidikan atau melarikan diri. “Kejaksaan mengeksekusi surat penangkapan Rupert Stadler tertanggal 18 Juni 2018,” tulis rilis Kejaksaan Munich.

Kasus yang dikenal dengan sebutan skandal emisi diesel ini menyedot perhatian publik Eropa, sejak setahun lalu. Pihak Kejaksaan menduga skandal ini melibatkan pelaku sekitar 20 orang. Mereka berasal dari pihak Audi dan regulator.

Sebelumnya, Mei lalu, pihak Audi mengakui telah melakukan kelalaian terkait penggunaan perangkat lunak yang mampu mematikan kontrol emisi diesel di sejumlah mobil mereka terutama Audi model a6 dan a7. Ketika dilakukan uji emisi, perangkat lunak tersebut akan mengubah kontrol tingkat emisi seolah-olah sudah seusai dengan ketentuan. Padahal, sebetulnya tingkat emisi mobil Audi jauh lebih tinggi - hingga 40 kali dari tingkat emisi yang dibolehkan.


Editor : Sujud Dwi Pratisto

Sujud Dwi Pratisto
19-06-2018 09:42