Main Menu

Putri Saudi Laporan Pencurian Perhiasan Rp 13,7 Miliar di Hotel Ritz Paris

Anthony Djafar
11-09-2018 07:18

Ilustrasi. (shutterstock_761899612/RT)

Artikel Terkait

Paris, Gatra.com - Seorang putri dari Kerajaan Arab Saudi telah melaporkan terjadinya pencurian atas perhiasannya senilai 800.000 euro atau sekitar sekitar Rp13,7 miliar, di kamarnya hotel Ritz, Paris, Senin (10/9).

 

Menurut sumber yang dikutip reuters, perempuan yang tidak menyebut namanya itu mengatakan perhiasan-perhiasan miliknya telah raib dicuri sejak Jumat sore.

Tidak ada tanda-tanda kerusakan kamar, itu dimasuki secara paksa.

Sang putri mengakui kepada jaksa penuntut setempat bahwa ia memang tidak meninggalkan barang-barang berharga miliknya itu di kotak penyimpanan aman di kamar hotel.

Juru bicara Ritz menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

Jika benar laporan itu, maka kejadian ini merupakan yang kedua kalinya, di tahun ini, di hotel elegan, Place Vendome, Paris.

Sebelumnya pada Januari, sejumlah pencuri dengan membawa kapak menyerbu masuk ke lobi hotel dan merampok kalung-kalung serta berbagai perhiasan lainnya bernilai jutaan dolar dari tempat pajangan.

Polisi berhasil menangkap tiga dari gerombolan itu di dalam hotel, sementara dua lainnya kabur dengan mengendarai skuter. Meski satu tas hasil jarahan mereka terjatuh, seluruh perhiasan akhirnya dapat ditemukan kembali.

Aksi para perampok bersenjata di tempat puluhan butik mewah dan toko perhiasan berjajar di sepanjang jalan, itu merupakan lokasi yang rawan teradinya kejahatan.

Pada Desember 2017, seorang pria berhasil menggantikan dua berlian dan dua cincin bernilai 5,5 juta euro atau sekitar Rp94,5 miliar, dengan perhiasan palsu di sebuah toko perhiasan.

Sebelumnya, pada Oktober 2016, bintang acara televisi realitas Kim Kardashian menjadi korban perampokan di sebuah lokasi, yang jaraknya tidak jauh, sekitar 10 menit berjalan kaki dari Ritz. Perhiasannya yang bernilai jutaan dolar pun hilang dicuri.

Polisi saat ini menempatkan penjagaan permanen di wilayah tersebut namun belum banyak reaksi yang dilakukan untuk mencegah para perampok kembali mengulang kejahatannya.


Anthony Djafar

 

Anthony Djafar
11-09-2018 07:18