Main Menu

Topan Mangkhut Melanda Pasifik Barat, Trump Didesak Nyatakan Status Darurat

Birny Birdieni
11-09-2018 18:40

Ilustrasi kondisi darurat. (Shutterstock/re1)

Guam, Gatra.com- Topan Mangkhut yang melanda wilayah Pasifik Barat Amerika Serikat semalaman lebih telah membuat Gubernur Kepulauan Mariana Utara, Ralph Torres mengirim surat Senin (10/9) kemarin untuk mendesak Presiden Donald Trump menyatakan keadaan darurat.

 

Topan yang melewati kepulauan Pasifik berkecepatan lebih dari 100 mill per jam telah membuat pemadaman listrik dan bangunan rusak. Tim dari Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) pun pada Selasa (11/9) telah melakukan penilaian kerusakan awal.

Sejauh ini tidak ada laporan tentang korban di sana maupun dekat Guam. Namun dikutip dari Reuters, juru bicara militer AS mengatakan siap untuk membantu pemerintah lokal dan FEMA di rantwi 15 pulau dekat Filipina dan Hawai itu.

Adapun Guam merupakan rumah bagi Angkatan Udara dan Pangkalan Angkatan Laut AS dengan jumlah estimasi tentara sebanyak 7.000 orang. Bahkan latihan "Valiant Shield" yang melibatkan ribuan personel AS selama dua pekan sudah dilakukan sejak Senin kemarin.

Topan Mangkhut bisa tiba di dekat Filipina dalam beberapa hari ke depan. Agen cuacs PAGASA menyebut kecepatan angin maksimum bisa menjadi 215 kilometer per jam dan menjadi topan super.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
11-09-2018 18:40