Main Menu

Lecehkan Perempuan Di Bis, Pria Dihukum Pengadilan Perancis

Bernadetta Febriana
26-09-2018 13:47

Ilustrasi.(Shutterstock/re1)

Jakarta, Gatra.com - Untuk pertama kalinya di Perancis, seorang pria dihukum berdasarkan UU baru mengenai catcalling dan diharuskan membayar denda sebesar 300 Euro karena dianggap melakukan pelecehan terhadap seorang perempuan di sebuah bis di dekat Paris.

Pria tersebut, yang identitasnya tidak dipublikasikan, meremas pantat seorang perempuan dan kemudian mengeluarkan kata-kata cabul terhadap perempuan itu di sebuah bis umum saat jam sibuk di pinggiran kota Evry, Perancis, Jumat pekan lalu.

Pria ini juga dihukum 9 bulan penjara karena juga melakukan serangan terhadap sopir bis yang mencoba menolong perempuan tersebut. Sopir bis kemudian dengan sigap menutup dan mengunci pintu bis sehingga pelaku tidak bisa kabur. Sesudah mengurung pelaku di dalam bis, sopir melakukan panggilan kepada polisi.

Menurut wakil jaksa penuntut Marie-Celine Lawrysz, pria tersebut berusia pertengahan 30 dan dalam kondisi mabuk. 

Menteri Kesetaraan Gender Marlene Schiappa, yang menginisiasi lahirnya UU baru tersebut, menyampaikan pujiannya kepada sang sopir bis. “Bravo! Sopir bis tersebut sangat sigap dan cerdas dalam bertindak. Salut juga atas hukuman yang dijatuhkan. Bersama-sama, kita akan akhiri segala perlakuan yang cenderung sexist dan segala bentuk pelecehan seksual,”katanya.

Hukuman ini adalah yang pertama kali diputuskan sejak UU baru tersebut, yang menyasar kelakuan para lelaki yang doyan menggoda perempuan dengan siulan atau jenis pelecehan sejenis, resmi diberlakukan pada bulan Juli lalu.

Pihak Parlemen Perancis meloloskan UU yang memuat pidana terhadap komentar-komentar sexist yang dianggap “merendahkan, menghina, mengintimidasi, dan menyerang.” Mereka yang kedapatan melakukan pelecehan di muka umum akan didenda sekitar 90 euro hingga 750 uero.


Bernadetta Febriana/CNN

Bernadetta Febriana
26-09-2018 13:47