Main Menu

PBB Butuh Uang Tangani Wabah Kolera Yaman

Rosyid
16-06-2017 15:32

Anak yang terkena wabah kolera di Yaman (AFP/HR02)

Sanaa, GATRANews - Jumlah korban tewas akibat wabah kolera mendekati 1.000 orang di Yaman, negara yang hancur akibat perang dan kemiskinan.

"Waktu sudah habis untuk menyelamatkan orang-orang yang tewas atau kelaparan dan sekarang kau didera wabah kolera yang menambah kerumitan itu," kata Jamie McGoldrick, koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Yaman, Kamis (15/6) seperti dilaporkan Antara.

McGoldrick menyatakan ada lebih dari 130.000 kasus dugaan kolera dan lebih dari 970 kematian, dengan perempuan dan anak-anak mencapai separuh dari jumlah tersebut.

Dia mengatakan rencana respons kemanusiaan senilai 2,1 miliar dolar AS (sekitar Rp27,9 triliun) untuk Yaman pada 2017 hanya 29 persen didanai.

"Kami membutuhkan sumber daya, kami perlu uang dan kami membutuhkan semua itu sekarang untuk mengatasi kelaparan dan masalah kolera," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Para donor pada April menjanjikan hampir 1,1 miliar bantuan dana untuk Yaman, yang menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusian (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) menghadapi "krisis kemanusiaan terbesar di dunia."

Namun hanya 25 persen dari janji bantuan ke badan pengungsi PBB yang sejauh ini disampaikan menurut juru bicara UNHCR Yaman Shabia Mantoo pada Rabu.

Perang Yaman sudah menewaskan lebih dari 8.000 orang dan jutaan orang mengungsi sejak koalisi pimpinan Arab Saudi turut campur pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah melawan pemberontak syiah Houthi yang bersekutu dengan Iran.




Editor: Rosyid

Rosyid
16-06-2017 15:32