Main Menu

Arab minta Qatar Tutup TV Al Jazeera; Syarat Akhiri Krisis Teluk

Dani Hamdani
23-06-2017 23:34

Televisi Al Jazeera milik kerajaan Qatar (Dok AFP)

Dubai, GATRANews - Empat negara Arab;  Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, dan Bahrain, meminta Qatar untuk menutup televisi Al Jazeera sebagai syarat untuk mengakhiri krisis diplomatik di kawasan tersebut. Itu baru satu dari 13 tuntutan yang mereka sampaikan.


Daftar tuntutan keempat negara yang memutuskan hubungan ekonomi, diplomatik dan transportasi dengan Doha pada 5 Juni itu juga meliputi penutupan pangkalan militer Turki di Qatar, dan pengurangan kedekatan hubungan dengan Iran, menurut seorang pejabat kepada kantor berita Reuters.

Selain itu, menurut sang pejabat yang tak mau disebut identitasnya itu, Qatar juga harus mengumumkan pemutusan hubungannya dengan organisasi-organisasi teroris, ideologis dan sektarian termasuk Ikhwanul Muslimin, ISIS, Al- Qaeda, Hizbullah, dan Jabhat Fateh al Sham, sebelumnya cabang al Qaeda di Suriah, dan menyerahkan semua yang dicap teroris di wilayahnya.


Tuntutan tersebut disampaikan sebagai upaya untuk mengakhiri krisis Teluk Arab setelah empat negara tersebut memutuskan hubungan dengan Qatar karena menuduh Doha mendukung kelompok teroris.


Tuntutan yang diserahkan ke Qatar oleh mediator Kuwait itu juga mensyaratkan Qatar berhenti mencampuri urusan domestik dan luar negeri keempat negara Arab itu dan menghentikan praktik memberikan kewarganegaraan ke warga empat negara itu.


Qatar juga diharuskan membayar perbaikan atas kerusakan atau kerugian yang timbul akibat kebijakan Qatar dalam beberapa tahun terakhir menurut pejabat itu.


"Kesepakatan untuk memenuhi tuntutan itu akan dipantau, dengan laporan bulanan pada tahun pertama, kemudian setiap tiga bulan pada tahun sesudahnya dan kemudian setiap tahun selama 10 tahun," kata pejabat itu tanpa mengelaborasi seperti dilaporkan Antara.


Negara-negara Arab itu memberi Doha waktu 10 hari untuk memenuhi tuntutan, dan jika mereka tidak memenuhinya maka akan "dibatalkan", kata pejabat itu kepada Reuters. Dan lanjutnya,  tawaran untuk mengakhiri sengketa berupa 13 langkah itu tidak akan ada lagi.


Para pejabat Qatar tidak segera merespons permintaan untuk menanggapi daftar tuntutan itu. Namun Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani mengatakan Qatar tidak akan berunding dengan keempat negara itu kecuali mereka mencabut kebijakan mereka terhadap Doha.


Senin lalu, Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menegaskan bahwa Qatar tidak akan bernegosiasi dengan keempat negara tersebut, kecuali jika mereka mencabut sanksi terhadap Qatar.


Keempat negara Arab itu memutuskan hubungan diplomatik, ekonomi dan transportasi dengan Qatar sejak 5 Juni karena menuduh negara itu mendanai terorisme, menimbulkan ketidakstabilan regional dan berkawan dekat dengan Iran. Qatar telah membantah tuduhan-tuduhan itu. 


Editor: Dani Hamdani 

Dani Hamdani
23-06-2017 23:34