Main Menu

Tentara Arab Saudi Gagalkan Serangan Bunuh Diri di Masjidil Haram

Dani Hamdani
25-06-2017 19:19

Petugas keamanan sedang melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian (AFP/SPA/yus4)

Mekah, Saudi Arabia, GATRANews - Tak bisa dibayangkan berapa korban yang akan jatuh seandainya bom itu meledak di Masjidil Harram, di Kota Mekah, pada akhir bulan suci Ramadhan yang biasanya padat dengan umat Islam. Apalagi biasanya Raja Salman berada di sekitar masjid paling disucikan umat Islam itu untuk melaksanakan itikaf.  

 

Serangan pasukan keamanan Arab Saudi, pada Jumat (23/6/17), menurut Kementerian Dalam Negeri Saudi, berhasil menggagalkan rencana serangan bunuh diri di Masjidil Haram tersebut.

  

Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan dalam siaran televisi pemerintah, kementerian tersebut mengatakan bahwa tiga pelaku telah merencanakan serangan terhadap jamaah dan pasukan keamanan di masjid tersebut, saat bulan suci umat Islam, itu mendekati puncaknya.
 
Pasukan keamanan mengepung sebuah rumah di Ajyad al-Masafi, di pusat Kota Mekah dekat masjid, yang selama ini dijadikan basis kelompok tersebut. 
 
Mereka, menurut juru bicara kementrian itu, terjebak dan melakukan perlawanan dan terjadi baku tembak dengan pasukan keamanan, lalu memicu alat peledak.

"Bangunan itu roboh, melukai enam warga asing dan lima anggota pasukan keamanan," ujarnya seperti dilaporkan Antara.

Sebelumnya pada hari yang sama, pasukan keamanan telah menembak mati pria yang telah buron di tempat persembunyian terduga petempur lainnya di al-Aseelah, Mekah.
 
Kementerian juga mengatakan bahwa pelaku ketiga telah diamankan di kota Jeddah, namun tidak memberi keterangan lebih lanjut.

"Lima tersangka petempur termasuk seorang wanita ditangkap," katanya.

Bulan puasa diakhiri dengan hari raya Idul Fitri, yang jatuh pada ini, Minggu. Raja Saudi biasanya menghabiskan 10 hari terakhir Ramadhan di Mekah.

Al Arabiya menyiarkan cuplikan umat Muslim ketika beribadah di masjid itu, tanpa gangguan.

Belum diketahui siapa yang berada di balik rencana penyerangan masjid itu.

Editor: Dani Hamdani 

Dani Hamdani
25-06-2017 19:19